10 Kebiasaan Jelek Turis Indonesia Saat Liburan ke Luar Negeri yang Kerap Bikin Malu

Lain ladang lain belalang. Apa yang dianggap wajar saja di lingkungan kita belum tentu dianggap sama di tempat lain.

Oleh karena itu, saat berkunjung ke daerah ataupun negara lain, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kita tidak selalu dicap dengan segala sesuatu yang negatif.

Lagipula semua pasti sepakat kalau wisatawan itu ibaratnya seorang duta dari negara asal mereka, sehingga semua perilaku maupun tingkah laku mereka akan dianggap sebagai cerminan dari negara mereka berasal.

Dan khusus kali ini, kami akan membahas beberapa hal negatif yang kerap diidentikkan dengan wisatawan asal Indonesia. Simak baik-baik ya, mudah-mudahan kamu bukan salah satunya!

 

  1. Menghalangi lajur eskalator

 

Photo Credit: @i37927at

Nggak usah jauh-jauh deh, di Malaysia atau di Singapura aturan penggunaan eskalator sudah cukup jelas: bagian kanan hanya digunakan untuk orang-orang yang yang ingin berjalan lebih cepat. Jadi kalau kamu berdiri santai di eskalator di bagian kanan – atau lebih parah ngobrol berdua teman di satu lajur eskalator, sudah pasti bakal mendapat pelototan dari orang lain yang sedang terburu-buru.

 

  1. Malas membereskan piring bekas makan

Photo Credit: @aryo_seta

Meninggalkan meja makan di restoran usai bersantap memang hal yang lumrah dilakukan…. Kalau kamu di Indonesia! Tapi di luar negeri ada etika di mana pengunjung tempat makan disarankan untuk membereskan meja makannya sendiri, terutama kalau acak-acakan banget. Bahkan di beberapa restoran fastfood dianjurkan agar pengunjung yang selesai makan membawa sendiri nampan bekas makan mereka ke area piring kotor. Hargailah pelayan yang bekerja siang-malam.

 

  1. Menyela antrean

Iya sih, beberapa waktu belakangan ini budaya mengantre orang Indonesia sudah mendingan, tapi tetap saja ada orang yang tanpa merasa bersalah menyerobot antrean dengan berbagai trik. Mulai dari pura-pura tidak memperhatikan, pura-pura hamil, sakit, dan sebagainya.

 

  1. Ingin buru-buru naik ke atas kereta

Photo Credit: @melvi_lee

Saat liburan jangan disamakan dengan ritual tiap pagi di naik kereta commuter line. Selalu dahulukan orang yang hendak turun dari kereta/MRT/LRT/subway terlebih dahulu. Kalau sudah tidak ada penumpang turun, baru kamu boleh naik. Nggak bakal ditinggal kok sama keretanya!

 

  1. Asal foto sana-sini

Tahukah kamu, di beberapa negara seperti misalnya Australia, mengambil gambar anak kecil tanpa seijin orang tua mereka dianggap tidak sopan dan melanggar privasi. Siap-siap aja kena tegur. Oleh karena itu, sebelum memotret apapun, entah itu obyeknya berupa tempat, benda dan yang paling penting orang lain, pastikan dulu bahwa kamu diperkenankan dan mendapat ijin.

 

  1. Hobi ngaret

Para pengelola agen perjalanan pasti sudah familiar banget nih sama hobi orang Indonesia yang satu ini: jam karet. Ya, saat liburan yang melibatkan jasa paket tur dengan program yang terjadwal, usahakan untuk selalu tepat waktu. Kasihan mereka sudah capek-capek bikin jadwal lantas jadi berantakan karena kamu mandinya lama banget.

 

  1. Buru-buru nyalain HP saat pesawat baru landing

Sudah jelas-jelas pihak maskapai mengumumkan kalau telepon genggam baru boleh digunakan setelah kamu berada di dalam gedung terminal, bukan ketika pesawat menyentuh landasan. Tahukah kamu kalau sinyal dari ponsel kamu itu bisa mengganggu sistem kerja pemancar di bandara.

 

  1. Nyampah sembarangan

Nah ini dia nih kebiasaan yang ngeselin. Ingat, kebersihan adalah sebagian dari iman. Kita datang berkunjung ke tempat orang, maka sudah sewajarnya kalau kita menghormati tempat itu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau nggak nemu tempat sampah, kan bisa disimpan dulu di dalam tas sampai kamu menemukan tempat sampah. Denda membuang sampah sembarangan di Singapura lumayan banget lho!

 

  1. Sembarangan menyeberang jalan

Di negara-negara maju, pejalan kaki juga harus taat pada aturan lalu lintas, salah satunya dengan menyeberang jalan di tempat yang telah ditentukan (zebra cross atau jembatan penyeberangan) dan pada waktu yang diperkenankan. Kapankah itu? Lihat saja lampu rambu-rambu yang bergambar orang jalannya sudah berwarna hijau atau belum?

 

  1. Vandalisme

Photo Credit: @fla_da_liquid

Entah itu mencorat-coret sembarangan (apalagi di tempat wisata alam!) ataupun memetik bunga saat mengunjungi sebuah taman yang indah dengan alasan untuk kenang-kenangan di tanah air. Kalau butuh kenang-kenangan, berfoto dengan tempat itu saja sudah cukup kok, nggak harus merusaknya.

 

 

 

 

 

Leave a Reply