10 Tempat Wisata Religi Umat Kristiani di Indonesia Agar Liburan Natal Kian Syahdu

Tak terasa perayaan Natal hanya tinggal menghitung hari lagi. Sebagian umat Kristiani pun mungkin sudah banyak yang mengambil cuti liburan untuk menyambut hari raya yang dinanti-nanti itu. Ditambah lagi dengan masa libur sekolah anak-anak, pastinya semua orang makin tak sabar untuk merayakan Natal dan berjalan-jalan.

Agar liburan kamu lebih berarti, tak ada salahnya untuk mengunjungi beberapa tempat wisata religi umat Kristiani yang ada di Indonesia ini. Selain bisa bikin refreshing, dijamin sekembalinya dari sana mungkin keimanan kamu akan tambah kuat!

 

  1. Bukit Doa Pinaling, Minahasa Selatan

Photo Credit: @theovanyjosua

Sulawesi Utara dijuluki sebagai Yerusalem-nya Indonesia karena banyak wisata religi umat Kristiani dihadirkan di sana. Salah satunya Bukit Doa Pinaling yang berada di Minahasa Selatan. Wisata religi di wilayah ini tak kalah menariknya dengan Vatikan dan Israel, sebab masih menghadirkan suasana pedesaan yang benar-benar bersahabat dengan alam, kamu bakal takjub dengan keindahan bangunan, serta alamnya seperti taman di tengah hutan, dengan beberapa sumber mata air/air terjun alam yang dikelilingi bebatuan besar.

 

  1. Gua Maria Lourdes, Kediri

Photo Credit: @abeng79

Berada di kompleks Gereja Pohsarang, konon gua ini merupakan replika dari Gua Maria yang terdapat di Lourdes Prancis yang terkenal sebagai tempat penampakkan Bunda Maria kepada St Bernadette pada tahun 1858. Tak hanya menampilkan patung Bunda Maria yang berdiri di dalam gua, di sini kamu juga bisa menyaksikan patung-patung yang menggambarkan kisah-kisah rohani, termasuk tentang Jalan Salib.

 

  1. Taman Wisata Iman Sitinjo, Dairi

Photo Credit: @syahriellimbong

Eksotik, menawan, dan penuh nuansa religius itulah kata yang pantas untuk mengungkapkan panorama yang terdapat di Taman Wisata Iman Dairi. Rancangan tata ruang dalam pembangunan Taman Wisata Iman Dairi, diatur secara sempurna. Bukit yang semula tertutup hutan, diimbangi dengan bangunan-bangunan ibadah dan beberapa miniatur sebagai daya tarik lebih. Masing-masing miniatur tersebut, menggambarkan beberapa kejadian dan tempat yang dianggap suci oleh beberapa agama.

 

  1. Prasasti Salib Besar, Manokwari

Photo Credit: @tnabe88

Pulau Mansinam di Manokwari, Papua Barat menjadi tempat bersejarah bagi rakyat Papua. Sebab, di pulau inilah pertama kalinya ajaran Injil disebarkan oleh dua pendeta asal jerman, Carl William dan Goltlob Geisller pada abad 19. Di tanah pertama mereka injakkan kaki di Pulah Mansinam, dibangunlah sebuah prasasti sebagai simbol kedatangan mereka. Di lokasi ini terdapat sebuah Prasasti Salib besar setinggi kurang lebih 6 meter. Di belakangnya terdapat relief gambar-gambar yang menceritakan soal kedatangan mereka yang disambut oleh warga setempat. Ada juga empat patung perunggu keduanya yang masing-masing menghadap ke laut dan ke arah Salib.

 

  1. Patung Tuhan Yesus Memberkati, Toraja

Photo Credit: @lia_afriyanti22

Nama Buntu Burake semakin mendunia setelah di puncaknya berdiri Patung Tuhan Yesus Memberkati yang disebut tertinggi di dunia. Patung ini memiliki tinggi 40 meter menghadap Kota Makale. Ikon wisata Tana Toraja ini mengalahkan tinggi patung Kristus Penebus di Brazil jika dihitung dari permukaan laut. Dari kawasan Buntu Burake, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan kota Makale dan gunung-gunung yang indah yang mengelilingi Toraja.

 

  1. Gua Maria Sendangsono, Yogyakarta

Photo Credit: @ivanpanjiwinata

Sebuah pintu dengan dinding samping terbuat dari batu akan mengantarmu masuk ke kompleks ziarah yang luas, terbagi atas kapel-kapel kecil, lokasi Jalan Salib, Gua Maria, pendopo, sungai dan tempat penjualan perlengkapan ibadah. Berdoa di depan Gua Maria yang terletak di belakang pohon sono juga bisa menjadi pilihan untuk mencari ketenangan batin. Banyak orang memanjatkan doa dengan bersimpuh dan menyalakan lilin di depan gua ini. Sekadar info, patung Bunda Maria yang ada di kompleks ini didatangkan khusus dari Spanyol.

 

  1. Gua Maria Sendang Sriningsih, Klaten

Photo Credit: @thomas.hendriksuseno

Ratusan anak tangga yang menjulang ke atas, pepohonan besar yang rindang dan berumur ratusan tahun, berpadu dengan semilir angin gunung yang sejuk, akan senantiasa mengiringi langkah para peziarah ketika mengunjungi Gua Maria Sendang Sriningsih. Perjalanan menuju ke sini harus melewati rute jalan salib yang cukup menantang. Menapaki anak tangga yang jumlahnya mencapai ratusan. Namun tenang, suasananya sangat teduh dan sejuk karena banyak pepohonan.

 

  1. Gua Fatima Sawer Rahmat, Kuningan

Photo Credit: @gin_rxz

Gua ini terletak di sebuah bukit yang bernama Bukit Totombok, tepatnya terletak di sebelah barat Desa Cisantana. Patung Bunda Maria yang berdiri tegak pada sebuah goa yang dibawahnya terdapat air yang mengalir jernih. Air tersebut berasal dari sebuah curug bernama Curug Sawer tepatnya berada di sebelah selatan bukit. Pada setiap malam Jumat Kliwon, di sini selalu diadakan sebuah prosesi yang disebut upacara “Jumat Agung”. Sejuknya suasana pedesaan yang begitu asri, pepohonan yang rimbun dan semak yang hijau di sekitar gua ini membuat mata yang melihatnya terpesona.

 

  1. Bukit Doa Tomohon

Photo Credit: @sisca.octafia

Kawasan Bukit Doa ini punya magnet yang besar bagi wisatawan. Begitu luas dan hijau, sejauh mata memandang hamparan hijau pohon dan rerumputan memenuhi tempat ini. Bersih dan tertata dengan rapi. Tempat wisata alam dan religi umat Kristiani ini juga dijadikan lokasi outbond, gathering, tempat pemberkatan nikah, serta pesta pernikahan bernuansa taman. Terdapat pula rute Jalan Salib dengan patung-patung dengan kontur menanjak hingga ke puncak Via Dolorosa.

 

  1. Sumur Kitiran Mas, Yogyakarta

 

Photo Credit: @asty.fransisca87

Lokasi Sumur Maria Kitiran Mas berada di dalam Gereja St Maria Assumpta di Paroki Pakem Yogyakarta, tepatnya ada di Jalan Kaliurang KM 17, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Di dalam gereja ada dua sumur yang berasal dari mata air yang sama. Sumur ini dilengkapi dengan timba dengan ember bergambar salib. Sejarah Sumur ini berasal dari jambangan berisi air di bawah patung Bunda Maria dan digunakan dengan tujuan agar tercipta suasana sejuk pada orang yang berdoa. Namun banyak umat yang kemudian meminum air tersebut setelah berdoa, sehingga terciptalah suatu tradisi meminum air tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply