11 Tips Penting Buat Kamu yang Ingin Membuat Travel Blog

Hobi jalan-jalan dan ingin berbagi cerita tentang pengalamanmu saat traveling? Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan sebuah travel blog. Tapi kamu bingung mau mulai dari mana? Well, 11 tips dari kami ini perlu dibaca buat kamu yang ingin memulai sebuah travel blog.

 

  1. Terinspirasi boleh, tapi jangan menjiplak

Kamu bercita-cita menjadi travel blogger sukses, tapi tak pernah membaca travel blog milik penulis lain? Gimana mau berhasil. Itu sama saja seperti seorang juru masak yang hanya makan di restorannya sendiri – dia pikir makanan di situ sudah yang terbaik sehingga tidak mau berimprovisasi atau berkembang lagi.

Dengan rajin membaca-baca blog milik penulis lain, kamu bisa mendapatkan ide-ide baru untuk konten blogmu. Kalau perlu, rajin-rajinlah membaca travel blog lain yang gaya penulisannya berbeda-beda untuk memperkaya kreativitasmu.

Tapi ingat, tujuan kamu berkunjung ke blog lain hanya untuk mencari inspirasi, bukannya menjiplak atau membanding-bandingkan mana yang lebih baik.  Kalau kamu mulai membanding-bandingkan blogmu dengan blog orang lain yang ada malah bikin stres sendiri, karena menulis blog travel seharusnya sesuatu yang menyenangkan.

 

  1. Tulislah hal-hal yang kamu sukai namun tetap informatif

Kamu harus memiliki passion terhadap apa yang ditulis di blog supaya orang lain tertarik membacanya, lalu menjadi terhibur dan terinspirasi. Tapi jangan lupa untuk selalu informatif agar pembaca akan selalu kembali bertandang.

Misalnya, kalau kamu menulis tentang kisah perjalanan kamu ke Yogyakarta, tuliskanlah dengan detail mengenai segala hal, mulai dari transportasi yang digunakan, biaya yang dikeluarkan, harga makanan, alamat, cara menuju ke destinasi, dan sebagainya.

 

  1. Buat sesuatu yang unik

Hal yang satu ini kedengarannya mudah tapi sebenarnya agak sulit untuk dilakukan. Dengan semakin banyaknya travel blogger di luar sana, kamu harus menciptakan sebuah travel blog dengan sudut pandang yang benar-benar unik dan belum banyak “pesaingnya”. Misalnya, memadukan antara traveling dengan fashion, traveling dengan hewan peliharaan, traveling dengan buku bacaan, traveling dengan musik, dan banyak lagi ide lainnya yang bisa kamu cari sendiri.

 

  1. Apa kesuksesan yang kamu cari?

Photo Credit: @indonesia_exlibris

Kamu nggak akan bisa mencapai tujuan kalau kamu sendiri nggak punya visi dan cita-cita. Apakah kamu ingin memiliki 100.000 pengunjung per bulan? Ingin travel blog-mu menjadi acuan para traveler? Menulis sebuah buku travel? Atau sekadar mengembangkan skill menulis dan fotografi kamu? Ayo tetapkan tujuanmu sebelum memulai!

 

  1. Berkolaborasi

Menulis blog perjalanan amatlah menyita waktu dan tenaga. Jadi nggak ada salahnya untuk berkolaborasi dengan teman, keluarga atau sesama penulis blog lain. Misalnya kamu fokus di bagian penulisan dan storytelling sementara teman kamu bertanggung jawab untuk urusan fotografi, editing, layout, dan sebagainya. Eits, berkolaborasi bukan berarti kamu kehilangan jati diri lho, kan tetap kamu yang bercerita di situ.

 

  1. Tingkatkan kemampuan fotografimu

Tahukah kamu, bahwa waktu yang diluangkan orang untuk membaca sebuah artikel internet ataupun blog tak selama waktu yang mereka habiskan untuk membaca buku atau suratkabar? Oleh karena itu daripada terlalu banyak menulis panjang lebar, “jerat” perhatian mereka dengan foto-foto yang menarik.

Kamu nggak perlu kamera DSLR supermahal untuk mengabadikan perjalananmu (kamera ponsel beresolusi tinggi pun nggak kalah!). Yang kamu butuhkan adalah kemampuan untuk mencari obyek foto mana yang kiranya akan menarik perhatian pembaca.

 

  1. Tata bahasa itu PENTING

Entah menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris sekalipun, perhatikanlah baik-baik spelling dan grammar-nya. Apalagi kalau sudah melibatkan nama-nama tempat, nama hotel, atau nama restoran. Pokoknya jangan sampai salah tulis!

 

  1. Manfaatkan media sosial

Media sosial adalah cara terbaik untuk mempromosikan travel blogmu atau menemukan blog-blog seru lainnya. Ada banyak pilihan media sosial yang bisa kamu manfaatkan. Twitter, Instagram dan Facebook adalah opsi terbaik untuk berinteraksi dengan orang lain.

Catatan: Semakin sering kamu berbagi di media sosial, semakin banyak pula orang yang akan tahu tentang blogmu. Asalkan jangan terlalu fokus di medsos, cukup 1-2 jam saja sehari.

 

  1. Pelajari hal-hal yang bersifat teknis

Maksud kami di sini bukan cuma bagaimana cara menggunakan medsos. Kamu juga harus banyak tahu soal hal-hal teknis lain, seperti hosting, WordPress, SEO, plugins, backups, penjadwalan, Photoshop dan sebagainya.

 

  1. Jangan lakukan semata-mata demi uang

Apapun kalau sudah dilakukan semata-mata demi uang akan kehilangan jatidirinya. Kalau kelak travel blogmu kian tenar, tentu akan banyak pula endorsement atau undangan trip dan sebagainya. Kalau bisa, pilihlah mana-mana saja yang sesuai dengan tema dan segmen travel blog kamu.

 

  1. Jangan ragu untuk memulai!

Dan terakhir, kalau kamu mau menulis sebuah travel blog, jangan ragu untuk memulainya sekarang. Tak perlu mengkhawatirkan apa pendapat orang lain dulu. Namanya juga baru memulai, wajarlah kalau belum sempurna, Nanti lama-lama travel blog kamu pasti akan jadi lebih baik!

Leave a Reply