18 Tips Agar Kamu “Survive” Saat Melakukan Perjalanan Jauh dengan Pesawat

Bayangkan rasanya “terjebak” di sebuah pesawat yang tengah mengudara selama berjam-jam. Bahkan buat kamu yang telah terbiasa traveling dengan pesawat terbang tentu akan merasa sedikit bosan, jenuh atau bahkan mati gaya jika harus melakukan penerbangan yang menempuh waktu cukup lama dan jarak yang panjang, mengingat tak banyak hal yang bisa dikerjakan di atas sana. Apalagi kalau kamu duduk di kelas ekonomi.

Namun penerbangan jauh dan lama tak selamanya harus menjadi pengalaman yang membosankan. Karena kami akan berbagi kepada kamu beberapa trik supaya penerbangan panjang di kelas ekonomi terasa seperti sedang di kelas satu – yah, setidaknya terasa lebih menyenangkan.

 

  1. Pilih makananmu dengan baik

Sebuah studi yang dilakukan di Jepang yang dirilis tahun 2014 lalu menemukan bahwa mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi, spaghetti, dan roti akan memudahkan seseorang dalam mengatasi jetlag. Menurut penelitian tersebut, tingginya kadar insulin memudahkan kita dalam mengubah jadwal tidur dan makan. Oleh karena itu, maka dipercaya makanan kaya karbohidrat bisa membantu meminimalisir jetlag.

 

  1. Bawa makanan ringan

Kelaparan saat di darat saja sudah bikin senewen, tapi setidaknya kamu bisa mampir ke toko untuk membeli camilan. Namun jika itu terjadi saat berada di pesawat, pilihannya hanya ada dua: tetap kelaparan dan menunggu makanan disajikan (jika ada) atau terpaksa membeli makanan ringan di atas pesawat yang biasanya dijual dengan harga mahal.

Pilihan terbaik adalah membawa camilan kaya protein yang akan membuatmu kenyang lebih lama, seperti kacang-kacangan, crackers, keju, atau yogurt.

 

  1. Kalau ingin dilayani lebih dulu, pilih menu khusus

Photo Credit: @connectedmachines

Kalau kamu pernah duduk di sebelah vegetarian (atau orang yang memesan menu vegetarian) di dalam pesawat, pasti kamu menyadari bahwa mereka akan dilayani dan mendapat makanan terlebih dahulu. Jadi, kalau kamu tak mau menunggu lama untuk mendapat makanan dan bisa cepat-cepat tidur, rikweslah menu khusus. Ada berbagai menu khusus yang bisa di-request tergantung penerbangan/destinasi yang dipilih, mulai dari menu halal, bebas gluten, dan sebagainya. Pastikan mengecek terlebih dahulu di situs mereka sebelum terbang.

 

  1. Minum air putih yang banyak

Meskipun tak ada jumlah pastinya, namun para ahli menganjurkan agar kita minum air putih lebih banyak dari biasanya saat di pesawat, karena perjalanan di udara amatlah mebuat dehidrasi. Jangan tunggu sampai kehausan baru minta minum ke pramugari!

 

  1. Hindari kopi, pilih teh hijau, kurangi alkohol

Kafein akan membuatmu terus terjaga dalam penerbangan dan membuat dehidrasi. Oleh karena itu pilihan terbaik adalah air putih atau teh hijau. Apalagi teh hijau dipercaya bisa membantu mengatasi jetlag. Kalau kamu termasuk orang yang gampang mengantuk setelah mengonsumsi minuman beralkohol, silakan. Tapi perlu dicatat bahwa di sisi lain, alkohol juga bisa bikin kita terus terjaga, dehidrasi dan grogi.

 

  1. Kenakan pakaian yang nyaman dan kasual

Photo Credit: @lifeofa_medschoolwife

Meskipun nyaman, mungkin celana olahraga bukanlah pilihan yang terbaik dan sedap dipandang saat di pesawat. Pilihan lain yang tak kalah nyaman adalah celana jeans dan kaus bagi pria, dan leggings serta sweater bagi wanita.

 

  1. Kenakan pakaian hangat dan bawa scarf

Suhu di dalam pesawat biasanya amat dingin, kalau penerbangan hanya satu jam sih nggak masalah. Namun, kalau sampai berjam-jam tentu akan membuat tidak nyaman. Siasatilah dengan pakaian hangat. Tak perlu jaket ekstra tebal, cukup bawa cadangan sweater. Opsi lain adalah dengan membawa scarf. Selain praktis dikemas, scarf juga bisa berfungsi sebagai aksesoris, selimut, atau digulung menjadi bantal atau penyangga leher.

 

  1. Bawa bantal leher

Photo Credit: @bysya.co

Mungkin bantal leher bukanlah aksesoris yang menarik dilihat, namun percayalah, leher kamu akan berterima kasih kepadanya.  Plus, jika tubuh kita merasa nyaman, maka akan lebih mudah pula untuk tertidur pulas. Solusi lain untuk mengatasi nyeri leher dan punggung adalah dengan meletakkan bantal kecil di punggung bagian bawah.

 

  1. Bawa headphones kedap suara atau penyumbat telinga

Suara deru mesin pesawat diyakini bisa membuat stress. Headphones yang kedap suara luar atau alat penyumbat telinga bisa menangkal gangguan tersebut, dan juga suara-suara lain yang bisa mengganggu tidurmu, seperti bayi yang menangis atau pengumuman berulang-ulang dari pramugari.

 

  1. Bawa penutup mata

Alat penutup mata bisa membantu menangkal cahaya dari luar dan membantu kamu untuk lebih mudah tidur supaya tidak terlalu bermasalah dengan jetlag.

 

  1. Kenakan compression socks

Photo Credit: @vimvigr

Compression socks atau kaus kaki kompresi yang biasa dikenakan atlet saat cedera bisa membantu kita mencegah “sindrom kelas ekonomi”, seperti kaki membengkak, pegal, atau bahkan varises akibat duduk lama di posisi yang sama selama berjam-jam.

 

  1. Lakukan latihan fisik di bangku pesawat

Jika mengenakan compression socks terdengar berlebihan, maka pilihan lain adalah dengan melakukan latihan ringan agar peredaran darah tetap lancar. Beberapa maskapai besar dunia,  bahkan mengingatkan penumpangnya untuk menggerakkan kaki selama 3-4 menit tiap jam. Latihannya cukup mudah kok, cukup angkat kaki dari lantai pesawat beberapa sentimeter dan lakukan gerakan memutar berulang, kemudian luruskan kaki sejauh mungkin dengan posisi tumit tetap menyentuh lantai lalu angkat tumit dengan posisi jempol kaki ke bawah, terakhir gerakkan bahu berputar ke depan dan belakang.

 

  1. Bawa hiburan sendiri

Photo Credit: @detourfromnormal_

Jangan hanya mengandalkan hiburan di pesawat yang mungkin tak ada yang menarik. Lebih baik siapkan cadangan hiburan sendiri dengan membawa buku, majalah, permainan, atau film.

 

  1. Pastikan baterai alat elektronikmu terisi penuh atau bawa power bank

Traveling jauh bisa menguras baterai ponsel dengan cepat. Dari boarding room sambil menunggu pesawat saja mungkin kamu sudah asyik main game, browsing, chatting, dan sebagainya. Padahal mungkin kamu perlu untuk menonton film atau mendengar musik saat di atas pesawat. Makanya, charge dulu sampai full atau siapkan power bank.

 

  1. Pilih tempat duduk dekat jendela

Tak hanya bisa memberikan “dinding” di mana kamu bisa bersandar dan tidur lebih nyaman, duduk di window seat alias tempat duduk dekat jendela akan membuat kamu tak terganggu oleh troli makanan yang lalu lalang, ataupun tersenggol dilewati penumpang lain yang harus ke kamar kecil. Bahkan satu-satunya penyebab kamu harus berdiri saat duduk di window seat adalah ketika ingin ke kamar kecil.

 

  1. Pilih tempat duduk dekat sayap pesawat

Para ahli mengklaim bahwa posisi tempat duduk yang berada dekat sayap pesawat bisa meminimalisir efek turbulensi, karena letaknya yang ada di tengah-tengah alias pusat gravitasi pesawat.

 

  1. Hindari tempat duduk paling depan atau belakang

Jika duduk paling depan, maka kamu tidak punya banyak tempat untuk menyimpan bawaan. Sedangkan tempat duduk paling belakang akan sulit untuk diatur lebih rendah jika ingin tidur.

 

  1. Bawa losion, lip balm, dan face mist

Photo Credit: @kaoutar.rukia

Dehidrasi adalah bagian terburuk dari setiap penerbangan jauh, karena di ketinggian jelajah tersebut tingkat kelembapan udara bisa mencapai 0%. Makanya, agar bibirmu tidak pecah-pecah dan kulit menjadi kisut, bawalah hand-lotion, face mist, dan lip bam.

 

 

Leave a Reply