5 Tempat Wisata Terbaik di Asia Tenggara yang Bisa Dinikmati GRATIS!

Kata siapa liburan harus selalu mengeluarkan uang? Buktinya beberapa kota di Asia Tenggara ini menawarkan alternatif tempat wisata dan liburan yang bisa dinikmati tanpa harus membayar. Kalau kamu kebetulan berkunjung ke kota-kota ini, jangan lupa untuk sempatkan diri mampir ke sini!

  1. Menyaksikan pertunjukan budaya di Central Market (Pasar Seni LRT Station) Kuala Lumpur

Photo Credit: @wing_yoong_v

Liburan ke Malaysia, rasanya belum lengkap kalau tidak menyempatkan diri singgah di Central Market Kuala Lumpur. Pasar Seni tertua di Malaysia yang sudah berdiri sejak tahun 1888 ini memiliki desain aritektur bergaya colonial art-deco dan terkenal sebagai surganya para pecinta belanja, kuliner, dan seni budaya setempat.

Photo Credit: @susynietoe

Di Central Market (atau juga disebut dengan Pasar Seni), kamu akan menjumpai beberapa area yang mewakili tiga ras utama masyarakat Malaysia. Barang-barang maupun souvenir yang dijual di tiap area pun disesuaikan dengan tema masing-masing (dan pastinya dengan harga terjangkau!). Antara lain ada Lorong Melayu, Lorong Cina, Lorong Kolonial dan Lorong India.

Photo Credit: @dhl

Puas berbelanja, kamu dapat beristirahat sejenak di area Lorong Kelapa yang dipenuhi berbagai kuliner tradisional khas Melayu, seperti Kuih Bijan, Juih Loyang, Epok-Epok, dan aneka jajanan pasar lainnya serta aneka restoran dan pujasera.

Photo Credit: @centralmarketkualalumpur

Salah satu daya tarik dari utama Pasar Seni ini bisa kamu temui setiap malam minggu. Ya, setiap Sabtu malam (18.00 – 21.30), salah satu sudut Central Market akan disulap menjadi sebuah panggung pertunjukan Saturday Nite Out yang mempertontonkan berbagai kesenian tradisional Malaysia. Dan kamu bisa menikmatinya secara gratis atau kata orang Malaysia “percuma”!

 

  1. Bersantai di taman kota nan asri di Bonifacio Global City, Metro Manila

 

Photo Credit: @jakbern

Bonifacio Global City yang juga dikenal dengan sebutan BGC atau The Fort sesungguhnya merupakan sebuah sentra bisnis terpadu dan kawasan elit yang berlokasi sekitar 11 km di sebelah selatan Manila.

Photo Credit: @monsieuradventurer

Meski demikian, di sini kamu nggak hanya akan menemukan gedung-gedung perkantoran maupun apartemen yang menjulang tinggi saja, namun juga berbagai atraksi seru yang menjadikannya sebagai destinasi favorit untuk warga kota yang mencari hiburan.

Photo Credit: @ahrbs

Mulai dari museum, taman hiburan yang menyajikan berbagai wahana permainan seru, pusat perbelanjaan, spa, restoran, bahkan sampai kelab malam pun ada.

Photo Credit: @_djwill.i.am_

Namun yang membuat Bonifacio Global City istimewa adalah adanya beberapa taman-taman asri nan luas dan begitu tertata rapi, sehingga pengunjung bisa merasa nyaman saat menghabiskan waktu di sini. Oh ya, ada air mancur dan aneka instalasi seni juga, lho! Tenang, kalau sekadar jalan-jalan dan bersantai di taman kamu nggak perlu membayar sepeserpun kok.

 

  1. Menikmati warna-warni karya seni jalanan di Georgetown, Penang

 

Photo Credit: @fadhilatcosec

Menyusuri jalanan Kota Georgetown kamu seolah dibawa ke masa lalu, karena ibu kota negara bagian Penang, Malaysia  ini terkenal akan bangunan-bangunan bersejarahnya yang terawat dengan baik.  Tak heran jika pada tahun 2008 lalu UNESCO memasukkan kota ini dalam daftar World Heritage Site yang patut dilestarikan.

Photo Credit: @evapark81

Sejak masuk daftar UNESCO, pemerintah setempat mendorong para seniman lokal untuk membuat aneka karya seni yang menggambarkan sejarah dan kehidupan sehari-hari warga Georgetown. Hingga hari ini, sedikitnya ada 52 karya seni yang sebagian besar dalam bentuk mural (lukisan dinding) bisa ditemukan di hampir setiap sudut kota.

Photo Credit: @getaway_travel

Kalau kamu hobi fotografi, dijamin bakalan dimanjakan di sini, karena hampir setiap sudut kotanya begitu Instagrammable – perpaduan antara pesona masa lampau dan dunia modern. Makanya, pastikan bawa baterai kamera cadangan!

Photo Credit: @mybeehoney

Tak kurang ada 12.000 bangunan kuno, mulai dari toko-toko tua, klenteng, gereja, kuil, masjid, dan gedung-gedung bekas perkantoran di era penjajahan Inggris serta beragam monumen. Sebagian besar bangunan tersebut terkonsentrasi di kawasan Lebuh Acheh, jadi kamu bisa menikmatinya sambil berjalan kaki.

 

  1. Berjalan-jalan di antara pepohonan di Southern Ridges, Singapura

Photo Credit: @jennifer_park90

Apakah kamu ingin merasakan sensasi menyusuri hutan belantara tanpa meninggalkan kota metropolitan? Kalau ya, maka mainlah ke Southern Ridges yang terletak di daerah Henderson Road, Singapura ini.

Photo Credit: @ryyoong

Jalur sepanjang 9 kilometer ini menghubungkan tiga buah taman kota yang sangat rindang dan asri, yaitu Mount Faber, Telok Blangah Hill Park, dan Kent Ridge Park.

Photo Credit: @sagar.panchal

Dari banyaknya ruas di Southern Ridges, yang menyuguhkan pemandangan paling spektakuler mungkin antara Kent Ridge Park menuju Mount Faber. Bukan hanya mudah, namun di ruas sepanjang 4 kilometer ini kamu akan menemukan sebuah jembatan kanopi di antara pepohonan, juga jembatan gantung tertinggi di Negeri Singa, yaitu Henderson Waves (36 meter di atas permukaan tanah).

Photo Credit: @mikeymax__

Waktu terbaik untuk berjalan-jalan di Southern Ridges ini adalah di pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu menyengat. Namun demikian, jalur ini bisa dinikmati selama 24 jam karena di malam hari dilengkapi oleh penerangan yang memadai.

 

  1. Napak tilas tempo doeloe di kawasan Kota Tua, Jakarta

Photo Credit: @nvtdws

Kalau kamu suka dengan sejarah dan hal-hal yang berbau vintage, di Jakarta juga ada tempat wisata yang bisa dinikmati secara cuma-cuma lho… Namanya Kota Tua.

Photo Credit: @radhmuse

Di sana kamu seolah-olah dibawa mesin waktu kembali ke jaman Batavia Lama. Bangunan-bangunan tua dengan arsitektur Eropa buatan Belanda masih berdiri tegap di kawasan Kota Tua sehingga memberikan kesan waktu seperti berhenti.

Photo Credit: @yusantaavi

Beberapa tempat menarik di kawasan seluas 15 hektar yang sudah ada sejak abad ke-17 uni antara lain Museum Fatahilah (bekas Balai Kota Batavia), Toko Merah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Stasiun Jakarta Kota, Jembatan Kota Intan, Museum Bank Indonesia, Café Batavia dan lain-lain.

Photo Credit: @betterforfuture

Meskipun untuk masuk ke beberapa tempat tersebut (khususnya museum) kamu harus membayar dengan cukup murah, namun kalau hanya ingin berjalan-jalan di alun-alun, ataupun berfoto dengan latar gedung-gedung kuno tersebut semua gratis kok. Apalagi kalau ke sini di akhir pekan, banyak hiburan jalanan!

Photo: ZEN Rooms Pluit Bandengan (dekat Kota Tua Jakarta)

Oh ya, kalau kamu berencana liburan ke Jakarta. Jangan lupa pesan kamar hotel murah dari ZEN Rooms dan gunakan kode promo ZENJKT15 untuk mendapatkan diskon tambahan!

Leave a Reply