Dari 9 Tipe Wisatawan Ini, Yang Manakah Kamu?

Mungkin selama ini kamu hanya tahu dua tipe wisatawan saja, yaitu backpacker dan “koper-traveller”. Kalau dilihat dari bawaannya sih emang nggak salah juga. Tapi tahukah kamu kalau secara kepribadian, setidaknya ada 9 macam tipe wisatawan?

Kira-kira kamu masuk kategori tipe yang mana ya?

  1. Authentic Experiencer

Wisatawan yang seperti ini selalu mengapresiasi keindahan alam, budaya dan lingkungan di tempat yang dikunjungi. Mereka juga bisa dengan cepat beradaptasi dan menemukan jalan keluar setiap menghadapi risiko maupun rintangan saat melakukan perjalanan. Mereka biasanya lebih suka traveling sendirian dan menghindari bepergian bersama kelompok dengan segala itinerary-nya.

 

  1. Cultural Explorer

Mereka selalu mencari kesempatan untuk “berkenalan” dan membaur dengan kebudayaan baru, maupun orang-orang yang dijumpai di tempat tujuan. Sekadar berkunjung ke situs-situs bersejarah nggak bakal membuat mereka puas, karena mereka nggak suka hanya jadi “penonton” melainkan ingin aktif berpartisipasi. Cultural Explorer biasanya senang berkomunikasi dengan warga setempat, menghadiri upacara-upacara maupun festival tradisional dan pergi ke tempat-tempat yang jarang dikunjungi.

 

  1. Free Spirit

Hal-hal yang seru, eksotis, mendebarkan, sekaligus menyenangkan menjadi sesutu yang selalu dicari oleh wisatawan yang satu ini. Merekapun senang berada di antara orang-orang yang setipe. Energinya seolah nggak pernah habis dan selalu ingin melihat atau melakukan apapun asalkan menyenangkan. Para wisatawan yang berjiwa muda ini umumnya nggak betah kalau menghabiskan waktu hanya di rumah saja.

 

  1. Gentle Explorer

Berkunjung ke tempat-tempat yang familiar maupun yang sudah pernah dikunjungi sebelumnya adalah kesukaan wisatawan tipe ini. Mereka mencari kenyamanan di tempat yang sudah dikenal dan cenderung menghindari hal-hal baru yang belum pernah dikunjungi atau dilakukan. Pokoknya mereka nggak mau ribet, karena bagi mereka liburan itu seharusnya santai dan tidak penuh dengan kejutan belum tentu menyenangkan.

 

  1. No-hassle Traveller

Tujuan mereka liburan adalah untuk mencari relaksasi dan kesederhanaan. Biasanya mereka suka menghabiskan waktu mengunjungi teman-teman dekat ataupun keluarga. Liburan yang singkat namun berkesan jauh lebih diutamakan daripada pergi ke tempat-tempat yang jauh. Jadi jangan heran kalau biasanya mereka jarang membuat rencana jauh-jauh hari, kapanpun mereka ingin berkunjung ke teman atau keluarga, maka saat itupun mereka bisa langsung berangkat.

  1. Personal History Explorer

Tujuan mereka bepergian adalah untuk memahami lebih dalam tentang asal-usulnya. Mereka akan merasa lebih aman saat menginap di hotel yang familiar serta supernyaman. Tempat favoritnya biasanya landmark-landmark terkenal, jadi tak heran kalau mereka nggak masalah liburan dengan menggunakan jasa pemandu wisata maupun bersama-sama kelompok.

 

  1. Rejuvenator

Bagi mereka, traveling adalah kesempatan untuk putus hubungan dengan segala sesuatu yang bikin stress. Tujuan mereka traveling adalah untuk beristirahat dan mengembalikan kembali tenaga maupun suasana hati. Mereka biasanya memilih liburan singkat ke tempat-tempat yang familiar – biasanya mengunjungi keluarga atau teman. Saat di tempat tujuan pun mereka tak ingin melakukan banyak kegiatan yang padat jadwal, karena tujuannya benar-benar untuk relaks.

 

  1. Virtual Traveller

Mereka ini termasuk yang tidak terlalu sering bepergian dan lebih memilih kenyamanan rasa pasti di rumah sendiri. Biasanya mereka termasuk aktif di lingkungan sekitar kediamannya. Jenis liburan yang biasanya mereka sukai adalah liburan singkat, dekat dari rumah, dan berkunjung ke acara-acara keluarga.

 

  1. Cultural History Buff

Rasa ingin tahu mereka akan budaya dan tradisi yang berbeda begitu tinggi. Saat traveling, biasanya mereka sekaligus melakukan hobi atau ketertarikan tersendiri akan sesuatu hal – misalnya fotografi, dan sebagainya. Gaya liburan favoritnya adalah sendirian atau dalam kelompok kecil, di mana mereka merasa bisa memperoleh kebebasan untuk mengobservasi dan mempelajari hal-hal baru.

 

 

Leave a Reply