Habis Nonton 12 Film ini Pasti Kamu Pengen Segera Jalan-Jalan Keliling Indonesia!

Keindahan alam Indonesia memang sudah tak diragukan lagi. Meskipun sedang tren syuting film Indonesia di luar negeri, namun belakangan banyak sineas tanah air yang terinspirasi oleh keindahan alam dan budaya Indonesia dan mengangkatnya sebagai latar film buatan mereka.

Tak hanya jalan cerita yang menarik, setelah keluar dari bioskop para penonton diharapkan juga bisa ikut terinspirasi untuk mengunjungi berbagai pelosok wilayah di Indonesia.

 

  1. Salawaku (2016)

Film bergenre road movie yang sukses menggondol 3 Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2016 ini mengambil lokasi syuting di berbagai tempat-tempat eksotis di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Beberapa lokasi keren yang bisa kamu saksikan di film ini antara lain Pulau Osi, Bukit Teletubbies Kota Piru, dan Pulau Pasir yang memiliki hamparan pasir putih nan menggoda.

 

  1. Laskar Pelangi (2008)

Pulau Belitung patut berterima kasih yang luar biasa besar kepada film Laskar Pelangi. Pasalnya, berkat film box-office yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata ini nama Belitung langsung mencuat sebagai bucket list para traveler tanah air.  Salah satu spot yang paring diburu wisatawan adalah Pantai Tanjung Tinggi. Pantai ini letaknya tidak jauh dari Pantai Tanjung Kelayang dan berjarak sekitar 31 km dari Kota Tanjung Pandan. Pantai ini memiliki area seluas 80 hektar, berpasir putih, dan terdapat ratusan batu granit besar yang tersebar di kedua semenanjung dan juga di laut di depan pantai.

 

  1. Tabula Rasa (2014)

Wisata itu bentuknya ada macam-macam, mulai dari wisata alam, sejarah, ziarah, budaya hingga kuliner. Dan di film ini kamu akan mendapatkan dua diantaranya: wisata alam dan wisata kuliner. Diawali dengan keindahan alam Kota Serui di Papua dengan lautnya yang berwarna toska jernih dan dikelilingi pebukitan hijau tempat sang tokoh utama berasal, dan berakhir di sebuah rumah makan Padang! Ya, selama film ini banyak sekali scene yang menunjukkan proses pembuatan masakan Padang dengan sinematografi yang bakal bikin kamu tambah keroncongan!

 

  1. Pendekar Tongkat Emas (2014)

Dibintangi oleh aktris sekaligus penyanyi Eva Celia dan aktor kawakan Christine Hakim  serta Nicholas Saputra, film Pendekar Tongkat Emas telah sukses menampilkan keindahan alam Pulau Sumba, NTT yang begitu “liar” dan belum banyak terekspos. Beberapa lokasi eksotis yang digunakan antara lain Teluk Tarimbang, Savana Puru Kambera, Air Terjun Waikelo Sawah, dan Tebing Watuparunu yang memiliki formasi yang sangat epik!

 

  1. Denias Senandung di Atas Awan (2006)

Film tentang kemauan keras seorang anak asli Papua untuk belajar ini seluruh lokasi syutingnya dilakukan di Papua yang kaya dengan panorama alam spektakuler. Didukung oleh sinematografi yang sangat jempolan, hampir setiap sudut Bumi Cendrawasih yang ditampilkan di film ini seolah terlihat seperti gambar-gambar di kartu pos! Wamena dan Cartenz Pyramid adalah dua lokasi yang muncul dalam film Denias: Senandung di Atas Awan.

 

  1. 5 cm (2012)

Setelah film ini ditayangkan di bioskop, pihak pengelola mencatat jumlah pendaki yang ingin menaklukkan Puncak Gunung Semeru alias Mahameru melonjak dengan sangat drastis. Bahkan dalam sekejab banyak orang yang tiba-tiba bercita-cita menjadi pendaki gunung! Ranu Kumbolo dan Oro-Oro Ombo adalah dua diantara banyak spot indah di Gunung Semeru yang menjadi tujuan para traveler. Kalau kamu juga berencana ke sini, ingat ya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bawa kembali sampahnya turun.

 

  1. The Mirror Never Lies (2011)

Film Terbaik Asia Pacific Screen Awards 2012 dan pemenang  Earth Grand Prix Awards dari Tokyo International Film Festival 2011 ini diproduksi oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi, jadi sudah bisa ditebak bahwa keindahan alam dan laut Wakatobi begitu diekspos besar-besaran di film yang sarat akan pesan konservasi dan pelestarian alam ini.

 

  1. Eat, Pray, Love (2010)

Oke jangan ngaku pecinta romantis kalo kamu belum menyaksikan film yang satu ini. Meskipun Eat, Pray, Love merupakan produksi Hollywood dan dibintangi oleh megabintang Julia Roberts dan Javier Bardem, namun film ini telah berhasil memopulerkan Bali, khususnya Ubud ke dunia internasional.  Nggak sedikit lho turis mancanegara yang sengaja datang ke Ubud hanya untuk melakukan hal-hal yang diperagakan oleh sang tokoh utama, seperti bersepeda di pematang sawah, meramal nasib di Ketut Liyer dan banyak lagi.

 

  1. Ada Apa dengan Cinta 2 (2016)

Penantian para pecinta AADC selama ratusan purnama ternyata tak sia-sia. Dalam waktu singkat setelah dirilis, film Ada Apa Degan Cinta 2 sukses merajai bioskop-bioskop – tak hanya di tanah air, bahkan sampai Malaysia dan Brunei Darussalam! Dan salah satu yang paling berbahagia adalah Provinsi Yogyakarta yang dijadikan lokasi syuting film ini. Malah sampai ada paket-paket wisata yang menjual trip khusus ke tempat-tempat syuting AADC 2, seperti Punthuk Setumbu, Sate Klathak, Candi Ratu Boko dan lain-lain.

 

  1. Erau Kota Raja (2014)

Film Erau Kota Raja memang sengaja digagas dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan daerah Kutai Kartanegara kepada masyarakat Indonesia. Ceritanya sendiri berkisah tentang seorang jurnalis bernama Kirana (Nadine Chandrawinata) yang mendapat tugas untuk meliput festival kebudayaan Pesta Adat Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara.

 

  1. Ini Kisah Tiga Dara (2016)

Terinspirasi dari film klasik legendaris Tiga Dara, di versi terbaru ini penonton akan diajak oleh cewek-cewek cantik dan pria-pria tampan berjalan-jalan ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Lanskap alamnya yang dikelilingi pegunungan hijau, plus hamparan laut biru yang menyejukkan pas banget untuk jadi destinasi liburan kamu berikutnya. Spot-spot kece di pulau ini yang ditampilkan di film tersebut antara lain Gereja Tua Portugis Desa Sikka, Pantai Koka, dan Hutan Mangrove Magepanda.

 

  1. Romeo+Rinjani (2015)

Film drama petualangan ini menggunakan latar Gunung Rinjani, Bali, dan Jakarta. Gunung Rinjani terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung dengan ketinggian 3.726 m dpl ini memang menyimpan pesona keindahan sendiri. Inilah yang menjadi alasan tim produksi film ‘Romeo+Rinjani’ untuk mengambil lokasi syuting di timur Indonesia tersebut.

Leave a Reply