Tempat Wisata Asik di Jakarta yang Bisa Dinikmati Tanpa Keluar Duit

Nyok, kite nonton ondel-ondel. Nyok, kite ngarak ondel-ondel. Ondel-ondel ade anaknye. Anaknye ngigel ter-iteran.

Itulah sebait lagu tradisional Betawi berjudul Ondel-Ondel yang dulu dipopulerkan oleh seniman legendaris Benyamin S. Dari potongan lagu tersebut digambarkan betapa mudahnya mencari hiburan di Jakarta, dalam hal ini menonton pertunjukan ondel-ondel yang bisa disaksikan secara gratis alias cuma-cuma.

Meskipun menyandang nama kota metropolitan, faktanya masih banyak tempat wisata di Jakarta yang bisa dinikmati oleh siapapun tanpa harus mengeluarkan sepeser uang. Setelah membaca artikel ini sampai tuntas, kamu pasti setuju kalau untuk berwisata dan bersenang-senang ternyata nggak mahal…. Bahkan GRATIS!!

Dan supaya liburan kamu di Jakarta tambah hemat, jangan lupa untuk jatuhkan pilihan menginap di kamar hotel murah dari ZEN Rooms yang tersebar di seantero Jakarta!

 

  1. Kawasan Kota Tua

Photo Credit: @candrayf

Memasuki kawasan ini seakan-akan kita dibawa ke masa kejayaan VOC, hal itu tampak dari bangunan-bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih terawat hingga saat ini. Beberapa spot yang wajib disinggahi saat ke Kota Tua antara lain Lapangan Fatahilah yang selalu hidup oleh aktivitas masyarakat dan pengunjung, Toko Merah yang ikonik, Jembatan Kota Intan yang Instagrammable dan tentu saja berbagai museum-museum menarik (untuk yang terakhir ini tentu saja ada biaya masuknya, namun jumlahnya tak seberapa jika dibandingkan dengan keindahan yang bisa kamu jumpai di dalamnya).

 

  1. Pelabuhan Sunda Kelapa

Photo Credit: @tonnietonnie

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan tertua yang ada di Indonesia dan merupakan cikal bakal terbentuknya kota Jakarta Jakarta. Pelabuhan ini sejatinya sudah ada sejak abad ke-5 dan merupakan pelabuhan yang berada dibawah kepemilikan Kerajaan Tarumanegara. Namun pada abad ke-12 berpindah tangan menjadi milik Kerajaan Sunda. Kini, pelabuhan Sunda Kelapa tidak terlihat sesibuk saat masa jaya nya. Pelabuhan ini sekarang hanya melayani jasa untuk kapal antar pulau di Indonesia. Namun mengingat memiliki nilai sejarah yang tinggi, kini pelabuhan ini dialihfungsikan menjadi situs sejarah. Bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang ada di sekitar wilayah pelabuhan kini dijadikan museum.

 

  1. Petak Sembilan

Photo Credit: @wiwimargaretta

Kawasan Petak Sembilan Jakarta sudah tersohor sebagai kawasan yang kental dengan budaya etnis Tionghoa. Bagaimana tidak, mayoritas penduduk di sini memang warga keturunan Tionghoa. Jika berkunjung ke kawasan Glodok dan bertanya di mana Petak Sembilan berada, semua orang pasti menunjuk ke satu tempat, yaitu Gang Pancoran. Gang yang tepat berada di belakang Pasar Glodok ini, memang cukup lebar. Tapi, gang ini selalu di padati para pedagang karena sehari-harinya Gang Pancoran dijadikan sebuah pasar. Di ujung Gang Pancoran juga terdapat salah satu kelenteng tertua di Jakarta, bernama Kelenteng Jin De Yuan atau dikenal juga dengan Vihara Dharma Bhakti. Bangunan ini telah berdiri sejak tahun 1650.

 

  1. Taman-Taman Kota

Photo Credit: @irnahandayanii

Selama lima tahun belakangan ini Jakarta tengah getol-getolnya bersolek – salah satunya adalah dengan memperindah taman-taman kota yang tersedia hampir di setiap wilayah ibukota. Beberapa taman tersebut bahkan begitu adem dan nyaman sehingga kerap dijadikan lokasi warga menghabiskan sore sambil berpiknik atau sekadar berjalan-jalan. Bahkan menurut sebuah sumber, setidaknya ada 300 buah taman di seluruh penjuru Jakarta! Namun  sebagian yang menurut kami paling indah antara lain, Taman Suropati, Taman Menteng, Taman Langsat, Taman Situ Lembang, dan Taman Ayodya.

 

  1. Tribeca Park

Photo Credit: @kamarbersih

Tempat ini ibarat sebuah oase yang menyegarkan di tengah hiruk pikuk Jakarta Barat. Taman yang merupakan bagian dari kompleks Central Park Mall nampak asri dan cantik dengan aneka jenis tanaman hias dan bunga berwarna-warni. Tribeca Park juga punya beberapa kolam berisi ikan koi yang dipercaya dapat membawa keberuntungan. Ajak anak memberi makan ikan koi pada jam-jam yang telah ditentukan. Mereka pasti suka melihat ikan-ikan koi berenang dan berebut makanan. Mengunjungi Tribeca Park di malam hari juga pasti seru, karena ada permainan air mancur diselingi sorot lampu berkilauan. Nggak selamanya kan ke mall harus berbelanja?

 

  1. Air Mancur Menari Monas (Jakarta Monas Fountain)

 

Photo Credit: @ai_ucink

Kini kamu dan keluarga nggak usah jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk menyaksikan pertunjukan air mancur megah yang dipadukan dengan lantunan musik. Melipir saja ke lapangan Monumen Nasional alias Monas pada hari Sabtu dan Minggu malam 19.30 dan 20.30. Selain diiringi musik, air mancur menari juga dilengkapi dengan lampu warna-warni. Dengan teknologi screenwater yang ditembakkan laser, air mancur menari juga menampilkan video pelangi dan tulisan lagu yang mengiringi gerakannya. Saking kerennya, air mancur menari yang ada di Monas ini nggak kalah kalau disandingkan dengan air mancur menari di Dubai maupun Las Vegas!

 

  1. Naik MpokSiti

Photo Credit: @dithahikaru

Mau jalan-jalan seru keliling Jakarta tanpa keluar banyak uang? Ayo coba yang satu ini, Bus Wisata City Tour Jakarta atau biasa dipanggil MpokSiti. Dengan MpokSiti, kita berkeliling kota Jakarta dari pagi hingga malam hari dengan biaya nol rupiah alias gratis. Pada pukul 09.00 – 17.00 WIB, MpokSiti akan mengajak kita menelusuri Sejarah Ibukota dengan rute “History of Jakarta” dan merasakan “Shopping Experience” ke tempat wisata belanja. Sedangkan mulai sore hingga malam, pukul 17.00 – 23.00 WIB, MpokSiti akan menjelajahi Wisata Kuliner dengan rute “Art and Culinary” Jakarta. Khusus hari minggu tour dimulai pada pukul 12.00 karena adanya CFD atau Car Free Day.

 

Jangan lupa untuk naik dari Halte bertanda khusus “City Tour” yang sudah ditentukan. Halte-halte tersebut berada di BNI 46, Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta), Juanda (Istiqlal), Monas 1, Monas 2, Balai Kota, Museum Nasional, Gedung Arsip, Museum Bank Indonesia, Sawah Besar, Pecenongan, Harmoni, Sarinah, dan Plaza Indonesia.

 

 

 

 

 

Leave a Reply