Tips Anti Ribet Membawa Koper Saat Bepergian dengan Pesawat

Photo Credit: @_scasing.com_

Nggak semua orang berjiwa backpacker, alias bisa bepergian ke mana-mana dalam waktu lama hanya dengan membawa sebuah tas ransel. Demi berbagai alasan, koper adalah salah satu tempat penyimpanan yang banyak digunakan untuk bepergian dengan pesawat terbang.

Untuk menyiasati supaya kamu nggak ribet saat harus naik pesawat dengan membawa koper, simak beberapa tip dari kami berikut!

 

  1. Bepergian hanya dengan koper kabin

 

Salah satu risiko bepergian naik pesawat adalah kehilangan bagasi atau mengalami kecurian karena tak kita awasi langsung. Kalaupun tak hilang atau dicuri, menunggu koper keluar dari roda berjalan tentu sangat membuang-buang waktu. Untuk menghindarinya, akan lebih praktis jika setiap bepergian kamu hanya membawa koper berukuran kecil yang bisa dibawa masuk ke kabin pesawat. Bagaimana jika kamu berencana liburan untuk waktu yang lama? Bukan berarti harus bawa baju banyak juga kan? Kenapa tidak menggunakan jasa laundry di hotel atau tempat tujuan? Plus, dengan membawa koper seadanya kamu bisa terhindar dari hasrat untuk kalap saat berbelanja.

 

  1. Pastikan ukuran koper

Photo Credit: Crash Baggage

Transportation Security Administration (TSA) menetapkan, bagasi kabin adalah, “Koper kecil yang  kamu bawa di dalam kabin ketika pesawat terbang.” Setiap penumpang diperbolehkan membawa satu koper kecil bersama satu benda pribadi seperti laptop, tas, tas ransel, tas kantor atau tas kamera. Ukuran koper haruslah muat untuk dimasukkan ke dalam bagasi kabin. Koper 18 inci, 19 inci dan 20 inci dengan berat maksimal 7 kg diperbolehkan masuk kabin. Sementara koper ukuran 22 inci ke atas harus masuk bagasi pesawat meskipun beratnya tidak mencapai 7 kg.

 

  1. Cantumkan data informasi baik di bagian luar maupun dalam koper

Photo Credit: @vogue_parade

Selain bisa membantu kamu mengenali dan memastikan bahwa itu adalah koper kamu, dengan mencantumkan informasi yang lengkap akan memudahkan pihak maskapai penerbangan untuk mengantarkan kopermu jika misalnya koper tersebut “nyasar” ke penerbangan lain. Boleh juga menyimpan salinan itinerary jadwal kegiatanmu selama liburan serta tempat menginap di dalam koper tersebut untuk mengantisipasi koper “nyasar”. Oh ya, demi alasan keamanan, sebaiknya jangan cantumkan alamat rumah.

 

  1. Bikin kopermu mudah dikenali

Photo Credit: @kt2twenty

Banyak koper yang beredar di pasaran memiliki bentuk, warna dan ukuran yang serupa. Untuk menghindari kejadian salah ambil (biasanya saat di roda berjalan), berilah penanda yang cukup catchy agar kamu bisa langsung tahu dari kejauhan kalau itu adalah kopermu atau bukan. Cara paling mudah adalah dengan mengikatkan pita berwarna mencolok di gagang koper atau menempelkan stiker di badan koper.

 

  1. Bawa barang berharga ke tas kabin

 

Photo Credit: @ocean_stuff1

Uang, laptop, kamera, paspor, dan barang-barang bernilai lainnya sebaiknya jangan disimpan di dalam koper yang akan dimasukkan bagasi. Bawalah semua itu di tas jinjing yang bisa kamu bawa ke dalam kabin pesawat. Nggak usah besar-besar, cukup tas berukuran kecil atau sedang yang bisa disimpan di bawah kursi atau di pangkuan.

 

  1. Pastikan airline tag yang dipasang di kopermu mencantumkan destinasi dan nomor penerbangan yang tepat

 

Setiap koper yang masuk bagasi harus memiliki airline tag yang mencantumkan kode tiga huruf dari bandara tujuan yang sesuai dengan di tiket pesawatmu. Kalau kamu masih kurang yakin, cek kembali dengan staf maskapai.

 

  1. Jangan hilangkan potongan airline tag dari koper yang disimpan di bagasi

Photo Credit: Frequently Flying

Meski kelihatannya sederhana, namun potongan airline tag ini ibarat tanda terima yang amat penting dan dibutuhkan untuk membuktikan bahwa yang kamu ambil di bandara tujuan adalah benar-benar koper milikmu.

 

  1. Langsung laporkan jika koper yang dimasukkan ke bagasi hilang

Jika kamu sudah menunggu lama di roda berjalan dan kopermu tak kunjung muncul, laporkan segera kepada petugas maskapai yang berwenang supaya langsung dicari solusinya.

 

  1. Selalu antisipasi jika seandainya kopermu benar-benar hilang

Caranya adalah dengan menyimpan barang-barang berharga, seperti dokumen penting, obat-obatan, hingga sepasang pakaian ganti dan pakaian dalam ekstra di tas yang dibawa ke kabin pesawat. Jadi kalau kopermu hilang, kamu nggak nyesek-nyesek amat.

 

  1. Jangan bawa barang-barang berbahaya dan benda terlarang

Ada benda-benda sudah ditetapkan TSA tidak boleh masuk ke kabin pesawat. Beberapa benda termasuk gunting, peralatan olahraga, alat-alat berat, lilin dan cairan dalam ukuran besar. Setiap penumpang diizinkan membawa tidak lebih dari 100 ml cairan termasuk aerosol, gel, krim dan pasta. Makeup dan makanan kecil juga masih diperbolehkan masuk kabin pesawat.

 

  1. Pakaian

Photo Credit: @plevierbusinessbags

Untuk meringankan bobot koper, kenakan pakaianmu yang paling tebal pada tubuh. Jaket, coat atau sweater sebaiknya dipakai agar berat koper sedikit berkurang. Dengan begitu, kamu bisa memaksimalkan ruang dan berat koper yang terbatas agar bisa masuk ke bagasi kabin.

Leave a Reply