Tradisi Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di Berbagai Daerah

 Beberapa daerah di Indonesia ternyata memiliki cara anti mainstream untuk merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia. Mulai dari lomba dayung hingga karapan kambing, berbagai tradisi tersebut sudah dilakukan secara turun temurun selama bertahun-tahun. Ini dia 9 tradisi merayakan hari kemerdekaan Indonesia di berbagai daerah.

 

  1. Festival Telok Abang, Palembang

Photo Credit: @palembanginfo

Berasal dari Bahasa Palembang, telok memiliki arti telur dan abang berarti merah. Jika digabung, maka arti dari telok abang adalah telur merah. Setiap menjelang HUT Kemerdekaan RI, jalanan di Kota Palembang akan dipenuhi oleh para penjual miniature kapal, mobil, dan pesawat yang terbuat dari kayu atau gabus. Uniknya, di setiap mainan tersebur tertancap telur berwarna merah. Itulah kenapa disebut dengan Festival Telok Abang.

  1. Lomba Sampan Layar, Batam

Rutin diselenggarakan sejak tahun 1959, loma sampan layar menjadi salah satu agenda Kota Batam yang selalu dinanti para warga. Ketika acara digelar, berbagai sampan dengan layar berukuran besar dan warna-warni mencolok akan terlihat menghiasi lautan. Setiap layar diisi oleh peserta dengan jumlah maksimal enam orang.

  1. Pacu Kude, Aceh

Photo Credit: @saleh_allgayoni

Tradisi satu ini berasal dari Aceh Tengah, tapi hal tersebut nggak lantas membuat Pacu Kude sepi penonton dari Aceh kawasan lainnya. Seperti yang mungkin udah bisa kamu duga, Pace Kude merupakan sebuah lomba pacuan kuda. Uniknya, setiap joki nggak ada yang menggunakan pelana saat memacu kuda. Pesertanya juga ditujukan cuma untuk mereka yang berusia 12-20 tahun.

  1. Dayung Perahu Naga, Banjarmasin

Perahu yang digunakan untuk lomba dayung dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI di Banjarmasin bukanlah perahu biasa. Setiap perahu memiliki kepala naga pada bagian ujung depannya. Didayung oleh masing-masing sepuluh orang, perahu-perahu ini akan berlomba mengarungi sungai dengan jarak sekitar lima ratus meter. Hadiah perlombaannya cukup menggirukan. Selain uang tunai, ada pula piala bergilir Gubernur Kalimantan Selatan.

  1. Baritan, Indramayu

Photo Credit: inkaulia

Selain untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI, tradisi Baritan yang ada di Indramayu juga dilakukan sebagai bentuk rasa syukur mereka terhadap nikmat yang telah diberikan Tuhan. Biasanya, Baritan dilakukan sebelum tanggal 17 Agustus, di mana akan diadakan perkumpulan di rumah salah satu warga. Lalu, di bagian tengah, terdapat tumpeng dan berbagai macam makanan yang disediakan untuk disantap pada akhir acara.

  1. Lari Obor Estafet, Semarang

Bukan tanpa alasan warga Semarang memilih melaksanakan lari obor estafer untuk merayakan HUT RI Kemerdekaan RI. Obor yang menyala dianggap sebagai simbol semangat para pahlawan ketika berjuang mempertahankan kemerdekaan dulu. Ajang lari obor estafet selalu dilakukan pada malam hari. Dan ternyata ajang satu ini sudah rutin digelar sejak lebih dari tiga tahun lalu.

  1. Pawai Mobil Hias, Medan

Photo Credit: @chairulannam

Untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI, warga Medan ramai-ramai menghias mobil mereka dengan berbagai ornamen dan warna-warna mencolok. Biasanya, pawai ini diikuti oleh sekitar lima puluh peserta dari berbagai macam instansi pemerintah. Selain itu, mobil-mobil tersebut juga akan dikawal oleh grup drum band yang semakin memeriahkan suasana.

  1. Bola Api, Cirebon

Pada dasarnya, tradisi bola api nggak berbeda dari sepak bola pada umumnya. Hanya saja, bola yang dimainkan terbuat dari kelapa dan sudah dilumuri minyak tanah serta disulut api. Dilakukan dengan kaki telanjang, konon para peserta lomba bola api harus berpuasa terlebih dulu selama 21 hari menjelang acara. Ternyata, tradisi bola api bermula dari para santri di Pesantren Babakan Ciwaringin, yang kini justru eksis di kalangan seluruh warga Cirebon.

  1. Karapan Kambing, Lumajang

Photo Credit: @m_rudy_e_y

Jika Madura punya karapan sapi, maka Lumajang rutin menggelar tradisi karapan kambing untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI. Pesertanya adalah para peternak kambing, yang akan mengadu kecepatan kambing mereka. Biasanya, pemilik kambing akan membuat bunyi-bunyian dari kaleng bekas agar kambing bisa bergerak lebih cepat dalam perlombaan.

Berbagai tradisi di atas membuktikan bahwa Indonesia memang kaya akan budaya tradisional. Meski mengusung tradisi berbeda, toh kita tetap memiliki satu tujuan yang sama, yakni memperingati HUT Kemerdekaan RI. Kalau di daerah kamu, tradisi apa yang biasanya rutin dilakukan untuk menyambut hari spesial tersebut?

Leave a Reply