Penulis Buku Paling Berpengaruh di Era Millenial

Berbicara soal buku, rasanya di era milenial ini banyak sekali buku-buku populer yang menginspirasi. Tetapi di antara tumpukan buku hebat tersebut, 7 penulis ini berhasil mencuri perhatian ZEN. Jangan ngaku book lovers kalau belum pernah baca buku-buku ini ya!

Sarah Andersen

Full list of "Adulthood is a Myth" translations finally up on my site! Link in bio. More to come!

A post shared by Sarah Andersen (@sarahandersencomics) on

Penulis buku komik Adulthood is a Myth ini begitu populer karena menggambarkan kehidupan orang dewasa generasi milenial dengan cara yang sangat tepat. Dalam bukunya, Sarah menggambarkan dirinya yang sudah cukup umur untuk bersikap dewasa namun di banyak kesempatan ia masih ingin bersenang-senang layaknya anak kecil.

Neil Gaiman

My side of the microphone.

A post shared by Neil Gaiman (@neilhimself) on

Penulis yang memiliki cara penulisan cerdas ini adalah salah satu di antara pencipta buku terbaik untuk generasi milenial. Neil Gaiman adalah penulis hebat yang mampu meramu kata-kata yang indah namun tidak susah untuk dimengerti. Salah satu bukunya yang sudah diterjemahkan di Indonesia adalah Fortunately, the Milk.

J.K. Rowling

Tidak bisa dipungkiri bahwa kepopuleran Harry Potter masih terdengar gaungnya hingga saat ini. Bagaimana tidak? Kisah karangan J. K. Rowling tersebut sampai dibuat amusement park-nya di beberapa Negara, termasuk Jepang dan London, lho! Kisah Harry hingga saat ini masih menjadi favorit bagi banyak orang, dan tidak menutup kemungkinan untuk beberapa generasi mendatang.

George R. R. Martin

Coooooool. #gameofthrones #got #asongoficeandfire #asoiaf

A post shared by Dave Ammentorp (@daveammentorp) on

Penulis buku A Song of Ice and Fire ini adalah orang yang membuat film seri Game of Thrones jadi kenyatan. Tanpa buku tersebut, kamu tidak akan melihat serunya kisah Daenerys atau Tyrion, hingga Jon Snow di layar televisi. Hingga saat ini serial A Song of Ice and Fire sendiri belum tamat, buku ke-enamnya dikatakan akan segera dirilis akhir tahun 2017 atau awal 2018. George sendiri berniat untuk mengakhir serial ini sesegera mungkin, namun entah mengapa akhirnya jadi memanjang dan masuk ke daam buku ke-enam. Serial televisinya sendiri dikabarkan akan segera tamat di season ke-8 (dua season dari sekarang).

Mark Manson

Some new reading material #markmanson

A post shared by Lauren ⚓️ (@eatpraylauren) on

Penulis buku dari The Subtle Art of Not Giving a F*ck ini baru saja menginjak usia ke-33. Buku yang mengajarkan cara-cara untuk bersikap e-g-p alias emang gue pikirin? ini menjadi best seller di mana-mana. Pesona Mark dalam menorehkan tulisan yang to the point memang tidak bisa dielakkan! Kamu harus mencoba untuk membaca bukunya juga, deh!

E. Schwab

Once in a blue moon, on a bestie's special day, I break out the curls.

A post shared by Victoria Schwab (@veschwab) on

Dikenal juga dengan nama Victoria Schwab, penulis yang lahir pada tahun 1987 ini melahirkan seri dari A Darker Shade of Magic, sebuah seri fantasi yang cukup populer di tahun 2015 hingga kini. Bagi kamu yang suka dengan serial fantasi, jangan sampai kelewatan buku dari perempuan satu ini, ya!

Julia Clairborne Johnson

Holy joe! My novel is in the ROTUNDA LIBRARY! I confess I yelped when I saw it. There by the Dalia Lama's book. You know.

A post shared by Julia Johnson (@juliaclaibornej) on

Penulis buku Be Frank with Me ini membuat orang-orang terbius dengan tokoh bernama Frank yang menjadi protagonis di buku tersebut. Meskipun buku ini adalah buku debut dari Julia, namun kemampuannya dalam menulis cerita membuatnya mendapatkan banyak award di mana-mana.

Leave a Reply