5 Daerah Chinatown Paling Terkenal di Seluruh Dunia

Sejak dulu, orang keturunan Tiongkok jadi yang terbanyak di dunia dan tersebar di banyak negara. Setiap dinasti berganti, raja di Tiongkok selalu “mengirimkan” ratusan atau bahkan ribuan orang ke seluruh penjuru dunia. Hal ini ia lakukan agar warganya bisa belajar sesuatu yang baru, menyebarkan budaya Tionghoa, hingga mengurangi jumlah penduduk. Oleh karena itu, banyak sekali kebudayaan Tiongkok yang ditemukan hampir di seluruh dunia. Biasanya area mereka berkumpul ini disebut sebagai Chinatown.

Di artikel kali ini, ZEN akan membahas lima Chinatown paling terkenal di seluruh dunia yang mempunyai desain, kebudayaan, dan tradisi yang paling menarik perhatian. Simak!

Kalkuta India

Imigran masyarakat Tiongkok bagian selatan yang beramai-ramai pindah ke India terjadi sekitar tahun 1800an. Di India mereka bermukim di Kalkuta, kota yang berada paling timur India. Di sini kamu bisa menemukan kuil-kuil Tiongkok umat Tao yang mempunyai desain sangat menarik. Selain itu, di sini kamu bisa menemukan Dim Sum, makanan khas Tiongkok yang biasanya di letakkan di keranjang bambu.

Havana, Kuba

Pada tahun 1800an, kapal-kapal Tiongkok ini singgah ke ibukota Kuba, Havana. Mereka kebanyakan berdagang dan akhirnya menetap di Havana. Pada tahun akhir 1800an, Havana pernah menjadi daerah yang paling banyak diisi imigran dari Tiongkok. Walaupun sekarang sudah jauh berkurang, kamu tetap bisa melihat bangunan tua, restoran dan kuil di kawasan Chinatown Havana.

New York, Amerika Serikat

Yup, di Amerika Serikat juga tidak ketinggalan diisi oleh imigran asal Tiongkok. Menariknya, di sini tidak hanya terdapat 1 kawasan Chinatown, tetapi ada tiga! Pertama kamu bisa mengunjungi di Manhattan, Flushing di Queens, dan terakhir di Brooklyn’s Sunset Park. Di sini kamu bisa melihat bagaimana kebudayaan tradisional Tiongkok masih kental. Selain itu, kawasan Chinatown di New York ini terkenal menjual barang-barang aspal, alias asli tapi palsu.

Brisbane, Australia

Kawasan Chinatown di Brisbane, Australia ini tidak seperti daerah Chinatown lain di seluruh dunia. Di sini Chinatown-nya baru dibuka pada tahun 80an oleh pemerintah Australia. Tetapi Chinatown di sini tidak sembarangan lho, desain yang dipakai sangat modern. Jadi kamu ketika mengunjungi Chinatown di Brisbane ini akan merasa mengunjungi Beijing versi modern.

London, Inggris

London mempunyai kawasan Chinatown terbesar di Eropa. Setidaknya di sini ada sekitar 3 sampai 4 kawasan Chinatown yang tersebar di seluruh London. Mulai dari Soho, Leicester Square, Piccadilly Circus dan Convent Garden adalah pusat kebudayaan Tiongkok di London. Setiap tahunya. Kawasan Chinatown di London ini dikunjungi sekitar 300 ribu wisatawan.

Bagaimana dengan Indonesia? Kawasan Chinatown hampir mudah ditemukan di kota-kota besar. Apakah ada kebudayaan Tiongkok di kota kamu? Coba tulis di kolom komentar ya.

Leave a Reply