5 Daerah Terbaik Dengan Desa Wisata Batik Khas Indonesia

1
Photo credit: www.tosupedia.com
Di Indonesia, hampir ada puluhan atau bahkan ratusan daerah yang mempunyai desa wisata. Batik yang merupakan warisan budaya asli dari Indonesia ini sampai sekarang masih menjadi salah satu pakaian yang digemari hampir semua masyarakat Indonesia. Mungkin kamu hari ini memakai batik dengan bangga? Atau mungkin kamu adalah kolektor batik dari seluruh Indonesia. Inilah uniknya Indonesia, jika kamu perhatikan batik di setiap daerah ini mempunyai ciri khas masing-masing. Jika dilihat sekilas coraknya ya gitu-gitu aja, tetapi setiap coretan batik ini mencerminkan ciri khas daerah masing-masing. Sekarang coba kamu lihat, 5 daerah desa wisata batik terbaik yang wajib kamu kunjungi ketika liburan.

Kampung Batik Laweyan, Solo

Perajin binaan PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menyelesaikan proses pembuatan batik tulis "Gentongan" di Desa Macajah, Tanjungbumi, Bangkalan, Jatim, Kamis (13/2). PHE WMO melalui program pengembangan masyarakat, memberikan kontribusi dengan pelatihan manajemen dan bantuan modal berupa perlengkapan industri batik yang dikelola oleh Koperasi di desa tersebut guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. FOTO ANTARA/Saiful Bahri/Koz/ama/14.
Jika kamu tidak hanya ingin berbelanja batik, tetapi ingin melihat bagaimana sejarah batik itu bermula, nggak ada tempat selain Kampung Batik Laweyan Solo. Di Laweyan ini, konon kampung batik sudah ada sejak tahun 1500an, bahkan sudah ada sebelum Belanda menjajah Indonesia. Batik Laweyan ini mempunyai corak yang khas, yaitu warna yang cerah dengan corak bunga-bunga. Di sini juga terdapat Persatoean Peroesahaan Batik Boemi Putera Surakarta, komunitas pertama batik di Indonesia.

Wisata Batik Tanjung Bumi Bangkalan

3
Photo credit: www.triptrus.com
Ketika kamu mampir ke Surabaya dan ingin melihat bagaimana keindahan Pulau Madura, jangan lewatkan untuk mengunjungi Tanjung Bumi Bangkalan. Di sini terdapat desa wisata batik yang terkenal dengan 1000 khas Bangkalan. Mulai dari corak burung, daun, bunga, maupun yang sekarang sedang terkenal yaitu batik motif panji. Di sini pula kamu dapat melihat bagaimana harga kain batik yang mencapai 1 juta rupiah karena mempunyai pengerjaan sampai 1 tahun!

Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

Digital StillCamera
Photo credit: binovatif.blogspot.com

Mengunjungi Yogyakarta tidak afdhol rasanya jika tidak mengunjungi kawasan Bantul. Di sini kamu bisa mengunjungi Kampung Batik Giriloyo, yang berada di kawasan perbukitan. Dengan suasana yang sangat asri, di hampir halaman rumah kamu akan melihat bagaimana ibu-ibu setempat sedang membatik dengan warna-warna yang apik. Batik Giriloyo ini terkenal dengan warna cokelat dan warna-warna gelap.

Desa Wisata Batik Kliwonan

5
Photo credit: mahadewibatik.wordpress.com
Desa Wisata Batik Kliwonan ini berada di kota Sragen, sekitar 1 jam perjalanan dari kota Solo. Desa Wisata Batik Kliwonan ini terkenal kamu bisa terjun langsung belajar membatik di sana. Bahkan ada kursus membatik yang bisa diambil selama 5 hari, dan niscaya kamu akan bisa teknik dasar membatik sendiri. Batik Kliwonan ini mempunyai corak hampir sama dengan Batik Laweyan, tetapi warnanya lebih sedikit tua.

Wisata Batik Trusmi Cirebon

header
Photo credit: ebatiktrusmi.blogspot.com
Dulunya, hanya di Desa Trusmi yang menjadi kampung batik. Tetapi tiba-tiba ada 3 desa sekitar yang tertular virus membatik. Sekarang Wisata Batik Trusmi Cirebon menjadi destinasi wisata wajib bagi para pemburu batik. Batik di Trusmi ini lebih modern jika dibandingkan dengan batik-batik daerah lain. Mulai dari corak dan warna yang cerah, batik Trusmi ini menarget para pembeli muda untuk lebih senang dalam memakai batik.
Sebenarnya masih banyak lagi desa wisata batik yang mempunyai corak batik yang khas. Kita akan membahasnya di lain kesempatan. Selamat Hari Batik Nasional!

Leave a Reply