5 Penerbangan Terjauh di Dunia

Photo Header Credit: tripstyler.com

 

Pesawat merupakan transportasi yang kerap dipilih karena kecepatannya dalam mengantarkan penumpang. Namun, gimana kalau penerbangan yang kamu ikuti justru berlangsung hingga lebih dari dua belas jam? Kalau termasuk orang yang nggak suka berada lama-lama di pesawat, sebaiknya kamu meghindari lima penerbagan terjauh di dunia berikut ini.

 

Etihad 777-200LR – Abu Dhabi (AUH) ke Las Angeles (LAX)

1-etihad-777-200lr

Photo Credit: youtube.com

Dengan jarak sejauh 8,390 mil (sekitar 13.500 km), penerbangan dari AUH ke LAX ini membutuhkan waktu selama 15 jam 50 menit agar bisa sampai ke tempat tujuan. Namun, kamu nggak perlu khawatir bakal pegal karena fasilitas premium di dalam pesawat Ertihad 777-200LR benar-benar mengakomodasi kenyamanan penumpangnya. Kamu bahkan bisa menikmati lebih dari 650 jam konten yang disediakan pada layar 10.4 inci mereka. Ada pula akses stopkontak bagi kamu yang ingin men-charge ponsel atau laptop.

 

Delta 777-200LR – Atlanta (ATL) ke Johannesburg (JNB)

2-delta-777-200lr

Photo Credit: news.delta.com

Penerbangan berdurasi 16 jam ini ternyata sudah diluncurkan sejak tahun 2009. Sayangnya, fasilitas yang disediakan tidaklah begitu maksimal. Misalnya, hanya ada beberapa kursi ekonomi saja yang memiliki akses stopkontak. Jadi, untuk jaga-jaga, sebaiknya kamu membawa power bank sendiri. Namun, kamu masih bakal mendapatkan in-flight entertainment melalui Delta Studio IFE yang memiliki lebih dari seribu jam tayangan. Bahkan kabarnya penerbangan ini juga telah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi.

 

United Dreamliner 787-9 – San Francisco (SFO) ke Singapura (SIN)

3-united-dreamliner-787-9

Photo Credit: youtube.com

Sebelumnya, kalau mau berangkat dari San Francisco menuju Singapura menggunakan pesawat United Dreamliner, kamu harus melakukan transit di Tokyo. Sejak bulan Juni 2016 lalu, kamu udah bisa melakukan penerbangan langsung dengan durasi 16 jam 20 menit. Karena termasuk pesawat baru, United Dreamliner 787-9 memiliki fasilitas yang cukup oke. Setiap kursi dilengkapi dengan stopkontak dan sambungan USB. In-flight entertainment-nya mencangkup 295 film dan 470 program televisi yang bisa kamu buat sebagai playlist.

 

Qantas A380-800 – Dallas (DFW) ke Sydney (SYD)

4-qantas-a380-800

Photo Credit: commons.wikimedia.org

Demi mengangkut penumpang dari Dallas ke Sydney tanpa harus transit, Qantas menggunakan pesawat jumbo yang muat hingga 484 penumpang. Kalau duduk di kuris kelas bisnis, kamu bakal mendapatkan treatment penuh dengan menu makanan super lezat. Meski begitu, 371 penumpang di kelas ekonomi juga mendapatkan fasilitas yang nggak kalah nyaman, kok. Kursinya telah didesain sedemikian rupa untuk mendukung perjalanan jauh. Bahkan kalau berangkat dari Australia, kamu bisa memilih sendiri makanan yang ingin kamu santap di pesawat melalui situs resmi mereka.

 

Emirates Boeing 777-200LR – Auckland (AKL) ke Dubai (DXB)

5-emirates-boeing-777-200lr

Photo Credit: commons.wikimedia.org

Ini dia penerbangan paling jauh di dunia, yang memakan durasi hingga 17 jam 15 menit. Setiap penumpang bakal mendapatkan kit berisi kaus kaki, sikat gigi, earplugs, dan penutup mata untuk menunjang kenyamanan terbang. Ada pula stopkontak untuk meng-charge ponsel, laptop, atau tablet kamu. Asiknya lagi, Emirates juga menawarkan Wi-Fi gratis pada penerbangan ini. Belum lagi in-flight entertainment bersistem IFE dengan konten 2,500 channel. Penerbangan selama lebih dari 17 jam pasti nggak bakal terlalu rasa, deh!

Sebenarnya, enak juga mengikuti penerbangan di atas. Kamu nggak perlu transit di negara tertentu dan membuang waktu. Sebaiknya kamu bawa amunisi sendiri agar nggak mati gaya karena harus berada di dalam pesawat selama 16-17 jam!

Leave a Reply