6 Prangko Langka yang Bernilai Sangat Mahal

Walaupun tergerus arus teknologi yang kian canggih, prangko bukan berarti menjadi barang murah. Semakin jarang keberadaan prangko tersebut, maka semakin mahal pula harganya. Sekarang, ZEN akan mencoba membahas enam prangko langka yang ternyata bernilai sangat mahal. Prangko-prangko ini dijual atau dilelang mahal tidak hanya dibuat ratusan yang lalu, melainkan mempunyai cerita bersejarah yang sangat penting. Apa saja enam prangko langka yang bernilai sangat mahal ini? Simak!

British Guiana One Cent Black on Magenta 1856, USD200 miliar

Prangko British Guiana One Cent Black on Magenta 1856 ini menjadi prangko termahal di dunia yang berhasil dilelang pada tahun 2014 lalu. Guiana yang ketika itu masih jajahan Inggris kekurangan suplai makanan karena tidak bisa mengirimkan surat dan kehabisan prangko. Atas inisiatif sendiri, pemerintah Guiana membuat prangko bekerja sama dengan koran setempat. Berbentuk segi 8 berwarna merah magenta, ternyata prangko ini hanya ditemukan 1 di dunia – tidak seperti prangko lain yang biasanya masih banyak ditemukan.

Stamp, Tre Skilling Banco Error, Swedish, Three, 3

Sweden Three Skilling Banco, Yellow Color Error 1855, Rp23 miliar

Pada tahun 1853, Swedia membuat prangko dengan warna hijau dan biru. Tetapi karena salah cetak, prangko yang keluar malah berwarna kuning. Pemerintah Swedia pun langsung menarik prangko berwarna kuning ini. Tapi beberapa prangko berhasil “diamankan” oleh para kolektor. Karena hal tersebut, satu prangko Sweden Three Skilling Banco ini dijual dengan harga Rp23 miliar.

Benjamin Franklin 1867, Rp9,3 miliar

Sebenarnya desain dari prangko Benjamin Franklin 1867 ini biasa saja. Dengan warna biru, prangko ini tampak seperti prangko lama biasa. Tetapi ternyata, prangko Benjamin Franklin 1867 ini hanya tersisa dua buah di dunia. Harga yang ditawarkan satu prangko ini mencapai USD935 ribu atau sekitar Rp9,3 miliar. Fantastis!

Hawaiian Missionaries 1851, Rp7 miliar

Hawaii mengeluarkan prangko pertamanya pada tahun 1851. Dijuluki Hawaiian Missionaries 1851 karena sering dipakai oleh para masyarakat Kristen Amerika Serikat yang tinggal di Hawaii untuk mengirimkan surat kepada teman atau saudaranya di Amerika Serikat. Pemerintah Hawaii pada waktu itu masih miskin, jadi tidak mempunyai infrastruktur untuk membuat prangko yang baik. Kualitas prangkonya pun sangat rendah. Oleh karena itu Hawaiian Missionaries ini tidak banyak bertahan sampai sekarang. Kalaupun ada, harganya akan mencapai Rp7 miliar!

Buenos Aires 1859 1p “In Ps” tete-beche pair, 5,5 miliar rupiah

Prangko mahal selanjutnya adalah Buenos Aires 1959 1p “In Ps” tete-beche pair yang bernilai USD575 ribu atau sekitar 5,5 miliar rupiah. Prangko ini bernilai mahal karena salah cetak. Pada bagian samping tertulis “In Ps” yang seharusnya adalah 1 p atau 1 peso. Prangko ini juga dikenal sebagai prangko salah cetak paling terkenal di dunia.

Tiflis Stamp 1857, 5 miliar rupiah

Dibuat pada tahun 1857, prangko Tiflis Stamp 1857 ini adalah prangko termahal di Rusia. Pada tahun 1857, pemerintah Rusia mencoba penggunaan prangko untuk pertama kalinya. Karena dinilai gagal, prangko Tiflis Stamp 1857 ini dihentikan. Sampai sekarang, Tiflis Stamp 1857 baru ditemukan sebanyak 5 buah. Harga setiap prangkonya sekarang ditaksir mencapai USD500 ribu atau sekitar Rp5 miliar.

 

Leave a Reply