Hari Pertama Puasa Harus Sama Keluarga

 

HeaderHeader: thestar.com

Tahun ini, hari pertama puasa Ramadan jatuh pada tanggal 6 Juni 2016. Bagi umat muslim, Ramadan menjadi bulan paling istimewa yang harus dirayakan kehadirannya meskipun sesimpel berbuka puasa bersama-sama. Selama Ramadan, biasanya Anda akan mendapat berbagai undangan berbuka puasa bersama dari berbagai kalangan teman. Namun, tidak peduli sebanyak apapun undangan yang didapat, seolah ada kesepakatan tidak kasat mata bahwa berbuka puasa pada hari pertama Ramadan harus dilalui bersama keluarga.

Libur Traveling Dulu

1. Libur Traveling Dulu

Photo Credit: travelandleisure.com

Sebagai seorang traveller, Anda mungkin sudah “gatal” melihat ransel atau koper yang tergeletak begitu saja di salah satu sudut kamar. Bagi Anda, puasa Ramadan bukanlah halangan untuk tetap melakukan traveling. Sabar dulu, setidaknya gunakan hari pertama puasa untuk berkumpul bersama keluarga di rumah. Bantu mereka menyiapkan menu berbuka puasa. Meskipun mungkin tidak dilisankan, orang-orang rumah sebenarnya rindu dengan kehadiran Anda. Jadi, tunda jadwal traveling dan habiskan hari pertama puasa dengan keluarga, ya.

Tradisi yang Tidak Boleh Dilewatkan

2. Tradisi yang Tidak Boleh Dilewatkan

Photo Credit: scienceofmom.com

Ramadan identik dengan berbagai tradisi, apalagi di Indonesia yang memang memiliki beragam budaya. Tetapi, di manapun Anda tinggal, sepertinya tradisi untuk berbuka puasa bersama keluarga pada hari pertama Ramadan berlaku di seluruh Indonesia. Para pekerja kantoran akan berusaha sebisa mungkin untuk pulang tepat waktu dan sampai di rumah sebelum adzan maghrib berkumandang. Kita tidak tahu apakah selama sebulan ke depan dapat terus berbuka puasa di rumah, jadi mengapa tidak memanfaatkan momen hari pertama Ramadan untuk melangsungkan tradisi satu ini?

Mempererat Tali Silaturahmi

Mixed race family playing solitaire
Photo Credit: oldfashionedhomemaking.com

Tinggal seatap dengan keluarga belum tentu memungkinkan Anda bisa bertemu dengan mereka setiap hari. Sibuk mungkin menjadi alasan nomor satu yang sering dilontarkan. Saat Anda hendak berangkat kerja, orang rumah sudah pergi lebih dulu. Sepulang kerja pun Anda masih tidak bisa bertemu karena mereka sibuk di kamar masing-masing. Atau mungkin anda sibuk berkelana ke berbagai tempat untuk traveling. Hari pertama Ramadan pun menjadi waktu yang tepat untuk kembali mempererat tali silaturahmi di antara Anda dan keluarga. Hari pertama menjadi momen spesial untuk menandai dimulainya ibadah puasa. Sambil berkumpul, Anda dan keluarga bisa saling bercerita tentang kehidupan masing-masing. Mungkin Anda sedang memiliki masalah dan keluarga dapat membantu Anda memecahkannya.

Masakan Khas Rumah Tiada Duanya

4. Masakan Khas Rumah Tiada Duanya

Photo Credit: indonesia-holidays.com

Seenak apapun makanan-makanan yang Anda cicipi saat traveling, sepertinya tidak ada yang bisa nikmatnya masakan rumah, apalagi ketika Ramadan. Akuilah, terkadang traveling dapat membuat Anda merasa homesick. Masakan khas rumah dapat menjadi penawar ampuh untuk hal tersebut. Terlebih jika Anda menikmatinya bersama keluarga di rumah ketika berbuka puasa, rasanya pasti jauh lebih enak. Tidak ada salahnya pula membantu orang rumah untuk memasak dan menyiapkan menu berbuka puasa. Anda bisa sekaligus melakukan quality time dengan mereka dan menutupi kekurangan waktu bersama yang hilang.

Siap-Siap Menghadapi Pertanyaan

5. Siap-Siap Menghadapi Pertanyaan

Photo Credit: kuow.org

Setiap kali berkumpul dengan keluarga, tidak peduli Ramadan atau tidak, selalu ada pertanyaan-pertanyaan tertentu yang dilontarkan. Bagi yang sudah lama single, siap-siap mendapat pertanyaan bernada “kapan menikah?” atau “sudah ada calon, belum?”. Beberapa anggota keluarga lain mungkin juga akan menanyakan tentang pekerjaan Anda. Terkadang, hal tersebut bisa sangat menjengkelkan, namun jangan terlalu dipikirkan agar tidak merusak mood Anda selama berbuka puasa. Lebih baik, fokuskan diri pada tujuan baiknya saja, yakni untuk mempererat tali silaturahmi.

Menghabiskan hari pertama puasa bersama keluarga dapat menjadi sarana jitu untuk family time. Komunikasi yang lancar dapat menghindarkan anggota keluarga dari berbagai konflik. Tidak harus menghabiskan waktu di rumah, Anda juga bisa mengajak keluarga untuk berbuka puasa di restoran atau tempat lain.

Leave a Reply