Solo Traveller ke Luar Negeri

Photo Header Credit: roomsuggestion.com

 

Meski dilakukan sendirian, traveling masih bakal terasa menyenangkan, kok. Bahkan sebenarnya akhir-akhir ini solo traveling sedang naik daun, apalagi dengan destinasi di luar negeri. Awalnya mungkin kamu merasa asing karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru seorang diri, tetapi lama-lama kamu pasti akan menikmatinya. Kapan lagi melakukan me-time sambil menjelajah negeri orang?

 

Membuat Itinerary

1-membuat-itinerary

Photo Credit: pitchtravelwrite.com

Mau traveling dengan gaya koper atau ransel, semua tergantung kamu. Apapun pilihannya, sebaiknya kamu membuat itinerary yang jelas sebelum berangkat ke luar negeri. Karena solo traveling, mau tidak mau kamu harus mengandalkan diri sendiri. Nah, untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, itinerary adalah kuncinya. Dengan itinerary, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan, ke mana kamu harus melangkah, hingga menentukan lokasi penginapan.

 

Booking, Booking, dan Booking!

Man working on a laptop in a coffee shop

Photo Credit: aim.ph

Sudah membuat itinerary? Ini saatnya kamu melakukan booking. Kalau ini pertama kalinya kamu melakukan solo traveling, sebaiknya kamu tidak go show alias serba mendadak. Booking penginapan secara online dan cetak bukti booking­-nya. Sekarang, banyak negara yang menanyakan bukti booking akomodasi, jadi kamu tidak akan terkena masalah jika ada random check. Lagi pula, hal ini juga akan membuatmu irit waktu karena kamu tidak perlu bingung mencari penginapan yang kosong. Kamu bisa booking kamar secara online di ZEN Rooms.

 

Manfaatkan Peta

3-manfaatkan-peta

Photo Credit: travelbetweenthepages.com

Di mayoritas bandara luar negeri, biasanya terdapat peta wisata di daerah tersebut. Jadi, begitu keluar dari pesawat, jangan segan untuk mengambil peta yang telah disediakan. Hal ini akan sangat membantu kamu untuk mengira-ngira di mana letak penginapan dan lain-lain. Bahkan, kalau perlu, kamu bisa berjaga-jaga mencetak sendiri peta dari Google Map. Siapa tahu bandara yang kamu singgahi ternyata tidak menyediakan peta untuk para pendatang seperti kamu.

 

Siap-siap Tersesat

4-siap-siap-tersesat

Photo Credit: dailyvoyage.com

Traveling ramai-ramai saja bisa tersesat, bagaimana kalau sendirian? Namun, jangan terlalu mengkhawatirkan hal tersebut karena tersesat sudah menjadi salah satu bagian yang melekat dengan traveling. Untuk itu, bawalah kartu nama tempat penginapanmu atau jika menginap di rumah teman, catatlah alamatnya dengan bahasa setempat. Di sinilah peta yang kamu ambil dari bandara akan sangat berguna, apalagi kalau tempat kamu berada tidak memiliki sinyal yang baik. Selain itu, jangan malu bertanya kepada penduduk lokal. Daripada tersesat terus dan tidak bisa kembali ke penginapan, kan?

 

Hati-hati Terkena Scam

5-hati-hati-terkena-scam

Photo Credit: pegipegi.com

Ini dia hal yang sepertinya paling ditakuti para calon solo traveller. Karenanya, perbanyaklah informasi sebelum berangkat, seperti harga makan yang wajar, biaya taksi, dan lain-lain. Selain itu, lakukan antisipasi dengan tidak mengenakan pakaian yang terlalu mencolok perhatian. Tidak perlu membawa barang-barang bermerek dan berharga jika memang tidak diperlukan. Lalu, simpan uang kamu di berbagai tempat, misalnya dompet, kantong celana, dan tas untuk berjaga-jaga.

 

Jangan ragu lagi untuk melakukan solo traveling, ya. Beberapa tips di atas akan membantu kamu berpetualang di luar negeri meskipun sendirian. Solo traveling juga membuka kesempatan bagi kamu untuk menambah banyak kenalan baru. Happy solo traveling!

Leave a Reply