Tips Agar Badan Tetap Fit Saat Puasa

HeaderHeader: vitals.lifehacker.com

Selama Bulan Ramadan, energi dalam tubuh tentunya tidak akan semaksimal biasanya. Seharian tidak makan dan minum apapun akan membuat tubuh lebih mudah merasa lemas. Padahal, aktivitas sehari-hari harus berjalan lancar seperti biasa. Jika Anda juga merasakan hal yang sama, mungkin Anda hanya belum berhasil mengadaptasi gaya hidup selama puasa Ramadan. Lalu, bagaimana caranya agar badan tetap fit saat puasa?

Tidak Makan dan Minum Berlebihan
1. Tidak Makan dan Minum Berlebihan
Photo Credit: gafollowers.com

Lebih dari dua belas jam menahan haus dan lapar, tidak heran jika Anda tidak sabar untuk mencicipi segala makanan yang tersaji di meja makan. Akan menjadi mengkhawatirkan apabila Anda mengiyakan keinginan tersebut. Perut akan terasa penuh sehingga Anda akan malas melanjutkan aktivitas setelah berbuka puasa. Tidak hanya itu, dinding lambung juga akan mengalami peregangan yang dipaksakan sehingga berpotensi menimbulkan luka dan menyebabkan maag. Sebaiknya, ketika adzan Maghrib berkumandang, Anda membatalkan puasa dengan kurma, teh manis, atau buah-buahan. Beri waktu pada perut untuk membiasakan diri, lalu makanlah makanan berat setelah menunaikan salat Maghrib.

Rutin Berolahraga Ringan

2. Rutin Berolahraga RinganPhoto Credit: healthneedscare.com

Beraktivitas sehari-hari saat puasa saja sudah terasa berat, bagaimana kalau masih ditambah dengan olahraga? Tapi, percaya tau tidak, rutin berolahraga bisa membuat tubuh Anda semakin kuat untuk menjalankan puasa. Aliran darah Anda akan semakin lancar dan kebugaran tubuh selalu terjaga. Anda juga tidak akan mudah mengantuk karena sel-sel dalam tubuh bergerak dengan aktif. Tapi, tentu saja Anda tidak perlu melakukan olahraga berat. Berjalan kaki atau bersepeda di sekitar komplek perumahan sudah cukup untuk membuat tubuh Anda aktif. Lakukan sesaat sebelum berbuka puasa atau setelah menunaikan tarawih.

Hindari Makanan Berminyak

3. Hindari Makanan BerminyakPhoto Credit: pricemykitchen.com

Makan gorengan sebagai takjil berbuka puasa memang lezat sekali ya rasanya. Apalagi jika ditemani dengan segelas es kelapa muda. Tapi, sebetulnya Anda tidak dianjurkan untuk memakan gorengan atau segala jenis makanan berminyak lain untuk menu berbuka puasa maupun sahur. Selain bisa menimbulkan potensi sakit tenggorokan, makanan berminyak juga mampu membuat sel darah merah dalam tubuh mengalami penggumpalan. Akibatnya, aliran oksigen bisa berkurang hingga 20%. Berkurangnya oksigen bisa membuat Anda mengantuk saat beraktivitas pada siang hari.

Konsumsi Makanan Protein dan Berserat

Dish of broccoli and lemon pieces in tomato sauce

Nah, daripada makan makanan berminyak, lebih baik Anda mengonsumsi makanan yang berserat atau mengandung protein. Kandungan serat mampu melancarkan pencernaan dalam tubuh setiap harinya agar tidak ada sisa makanan yang menumpuk pada saluran pencernaan. Beberapa contoh makanan yang kaya akan serat adalah sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Sedangkan, asupan protein bisa Anda temukan melalui telur, kacang-kacangan, atau keju. Memenuhi kebutuhan protein dan serat akan memberi kekuatan tambahan pada tubuh Anda untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan selama sebulan.

Selalu Cukup Kebutuhan Air Mineral5. Selalu Cukup Kebutuhan Air MineralPhoto Credit: theodysseyonline.com

Anda tentu tahu bahwa manusia diminta untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh sebanyak dua liter atau delapan gelas tiap harinya. Puasa bukanlah halangan untuk tetap memenuhi kebutuhan tersebut. Anda bisa minum dua gelas air mineral ketika berbuka puasa, empat gelas tambahan selama malam hari, lalu dilengkapi dengan dua gelas air mineral lagi ketika sahur. Selain menghindarkan diri dari dehidrasi, mencukupi kebutuhan air mineral bisa mencegah bau mulut karena produksi saliva tetap stabil.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba agar tetap fit saat puasa. Semoga tips di atas dapat memaksimalkan ibadah puasa Anda dengan lancar. Selamat menunaikan ibadah puasa!

Leave a Reply