Tips Puasa bagi yang Punya Maag

HeaderHeader: youtube.com

Maag merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak dialami oleh orang-orang. Penyakit ini dapat terjadi ketika dinding lambung bagian luar, yang bersentuhan dengan makanan, mengalami peradangan. Perut jadi terasa nyeri ketika penderitanya terlambat makan. Meski begitu, maag bukan merupakan halangan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan. Selama mengikuti beberapa tips di bawah ini, Anda bisa menjalani puasa dengan baik dan lancar.

Jangan Melewatkan Sahur

MAILMASTER  Subject: On 2014-07-07, at 3:01 PM, Teplitsky, Ariel wrote: Polat family digs in for a 2 a.m. meal. Spencer Wynn photo  Breaking Fast ENH 012.JPG
Photo Credit: cook-wise.com

Dalam islam, sahur saat puasa Ramadan memang hukumnya sunnah, namun aktivitas satu ini wajib hukumnya bagi para penderita maag. Makanan yang dikonsumsi saat sahur inilah yang akan menjadi energi Anda untuk beraktivitas seharian hingga berbuka puasa nanti. Nah, bagi penderita maag, sahur juga berfungsi untuk menurunkan keasaman dari cairian isi lambung, bahkan jika Anda hanya sahur dengan air mineral sekali pun. Konsumsi air mineral juga bisa mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh ketika Anda mengeluarkannya dalam bentuk urin pada pagi hari.

Tidak Tidur Setelah Sahur

2. Tidak Tidur Setelah Sahur

Photo Credit: greatist.com

Aktivitas sahur yang berlangsung pada pagi buta memang membuat siapa pun tergiur untuk kembali tidur setelah sahur dan ibadah shalat Subuh selesai dilaksanakan. Namun, hal ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan, terutama bagi para penderita maag. Tidur setelah sahur bisa menyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga lambung bisa lebih cepat kosong. Jika sudah begitu, produksi asam lambung bisa bertambah banyak Hal ini bisa terjadi karena saat tidur, hormon non katekolamin meningkat. Hormon inilah yang akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya, saat bangun tidur, Anda akan merasa lebih lapar.

Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung

3. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung

Photo Credit: myciin.com

Penderita maag memang harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman saat sahur dan berbuka. Jangan sampai makanan dan minuman yang dipilih justru memicu meningkatnya asam lambung. Beberapa makanan yang bisa merangsang pengeluaran asam lambung adalah kopi dan susu full cream. Jaga selalu agar dinding lambung Anda tidak terkena radang dengan menghindari makanan yang mengandung cuka dan memiliki rasa pedas. Makanan yang sulit dicerna seperti kue tart dan keju juga dapat memperlambat pengosongan lambung.

Tetap Aktif Bergerak

4. Tetap Aktif Bergerak

Photo Credit: oxfordcounty.ca

Puasa bukanlah alasan untuk bermalas-malasan. Usahakan agar aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa. Dengan aktif bergerak, otak akan merangsang keluarnya hormon katekolamin yang mampu mengurangi produksi asam lambung. Dengan begitu, sekresi asam lambung akan menurun sehingga tingkat rangsangan ke dinding lambung bisa berkurang. Nah, hormon katekolamin yang dihasilkan juga mampu menekan produksi insulin dan meningkatkan penghancuran deposit gula. Akibatnya, pankreas mampu memproduksi insulin yang lebih matang. Kadar gula pun bisa selalu normal.

Makan dan Minum Secukupnya5. Makan dan Minum SecukupnyaPhoto Credit: eatthis.com

Seharian menahan haus dan lapar, wajar jika Anda ingin melahap apapun yang tersedia di depan mata ketika adzan Maghrib berkumandang. Kontrol keinginan tersebut karena hal ini bisa berpengaruh pada maag Anda. Sebenarnya, otot lambung memang cukup kuat untuk melakukan kontraksi maksimal dalam mencerna makanan menjadi partikel yang siap diserap tubuh, namun maag Anda bisa berisiko kambuh. Nah, makan dan minum secukupnya akan menjaga dinding lambung tidak melakukan peregangan terlalu kuat sehingga bisa mengurangi rasa nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang.

Selain kelima tips di atas, usahakan untuk tidak merasa stres. Apapun bentuknya, stres bisa meningkatkan sekresi asam lambung yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat. Lapisan pelindung dinding lambung juga bisa menipis dan semakin berisiko tinggi untuk mengalami luka. Semangat terus dalam menjalankan puasa. Selama menerapkan tips di atas, ibadah puasa Ramadan Anda pasti tidak akan terganggu oleh penyakit maag yang diderita.

Leave a Reply