Trik Ngambil Foto Malam Hari

Various shoots morning and night

Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam kualitas hasil foto adalah cahaya. Semakin terang cahaya, umumnya foto yang kamu ambil akan terlihat semakin tajam. Lalu, bagaimana jika kamu ingin mengambil foto pada malam hari? Matahari yang sudah terbenam tentu menjadi tantangan tersendiri untuk mendapatkan hasil foto berkualitas bagus.

Meski terdengar sulit, untungnya hal tersebut tidak mustahil untuk dilakukan. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengambil foto sebagus mungkin pada malam hari, terutama melakukan penyesuaian pada pengaturan kamera kamu.

Gunakan Tripod

1-gunakan-tripodPhoto Credit: camerawest.com

Saat malam hari, kamu tidak memiliki cahaya alami dari matahari. Akibatnya, cahaya jadi minim sensor sehingga kamera memerlukan waktu paparan lebih lama saat mengambil gambar. Secara otomatis, kamu pun harus memegang kamera lebih lama tergantung dari waktu paparan yang dibutuhkan. Itulah mengapa kamu disarankan untuk menggunakan tripod karena perangkat satu ini akan menjaga kameramu tetap stabil sehingga foto yang dihasilkan tetap tajam dan tidak blur. Apabila menggunakan kamera ponsel, usahakan agar kedua tangan kamu memiliki sanggahan tetap sebagai pengganti tripod.

Mengatur ISO

2-mengatur-isoPhoto Credit: tested.com

Fitur ISO pada kamera bertugas untuk mengatur sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin besar nomor ISO, maka semakin sensitif sensor kamera terhadap cahaya. Maka dari itu, ketika mengambil foto pada malam hari, ISO tinggi pun sangat diperlukan. Jika perlu, atur kamera hingga ISO berada pada nomor tertinggi selama noise yang muncul masih dalam batas yang bisa ditoleransi. Pasalnya, semakin tinggi ISO, umumnya kemunculan noise atau bintik-bintik putih pada foto akan semakin besar pula. Pemilihan ISO yang tepat akan membuat hasil foto kamu tetap terang dengan kemunculan noise yang minim.

Teknik Bracketing

3-teknik-bracketing

Photo Credit: photosaddict.blogspot.com

Sepertinya tidak ada orang yang berhasil mengambil foto dengan hasil bagus hanya dalam sekali jepret. Jika ada pun pasti jumlahnya sangat kecil. Hal ini disebabkan oleh intensitas cahaya yang berubah-ubah. Ketika sedang hunting foto sunset, misalnya, kamu akan ditantang untuk menentukan eksposur yang tepat. Nah, masalah tersebut bisa diatasi dengan teknik bracketing. Sebaiknya, kamu menjepret obyek fotografi sesuai dengan yang disarankan lightmeter kamera. Setelah itu, ambil foto lagi dengan lightmeter yang dinaikkan atau diturunkan satu hingga dua tingkat.

Aperture Paling Tajam

4-aperture-paling-tajamPhoto Credit: en.wikipedia.org

Obyek apa yang hendak kamu jepret pada malam hari? Khusus untuk potret landscape atau foto dengan sudut pandang lebar, bukaan aperture sempit umumnya mampu menghasilkan gambar tajam pada setiap bagian. Menariknya, menggunakan bukaan aperture paling sempit justru bisa membuat ketajaman gambar kurang maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh distorsi aberration yang dihasilkan ketika lensa berada pada bukaan tersempit. Hal tersebut juga bisa terjadi pada bukaan aperture terlebar. Nah, biasanya, diafragma tertajam adalah dua stop dari bukaan aperture terlebar. Misalnya, bukaan aperture terlebar kamera kamu adalah f2,8, maka diafragma tertajamnya adalah f/5,6 dan f/8.

White Balance

5-white-balancePhoto Credit: 3exposure.com

Salah satu obyek favorit dalam fotografi malam hari adalah suasana jalanan perkotaan. Pada malam hari, suasana tersebut bisa menipu fitur white balance karena “mata” kamera tidak sama dengan penglihatan mata manusia. Umumnya, white balance hanya dapat bekerja dengan baik pada rentang 3000 hingga 7000K. Pengaturan white balance yang baik akan “menormalkan” warna putih sehingga berpengaruh pada warna-warna lain agar tampak natural. White balance inilah yang akan membuat kertas putih tetap terlihat berwarna putih ketika dijepret kamera.

Setelah memahami berbagai trik di atas, jangan lupa untuk terus berlatih hingga kamu benar-benar menguasainya. Selain itu, tidak ada salahnya apabila kamu ingin mengedit foto yang diambil agar hasilnya terlihat lebih maksimal, selama editing yang dilakukan tidak terlalu berlebihan ya. Selamat mencoba!

Leave a Reply